
KOTA BOGOR – Anggota Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Unfonesia (MPR RI) Fraksi Golkar, Budhy Setiwan melakukan kegiatan Sosualisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika), yang dilaksanakan di Pasar Kebon Kembang, Blok F Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Rabu (3/8).
Hadir dalan kegiatan ini, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Dirut Perumda PPJ, Muzakkir, Pengawas Perumda PPJ, Gatut Susanta, Tokoh Budaya, Tokoh Maayarakat, para pedagang serta masyarakat yang menjadi peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Budhy melihat, Indonesia sebagai bangsa yang besar yang terdiri dari banyak suku, budaya, agama, unsur masyarakat mempunyai sejarah toleransi yang kuat. Namun dengan kondisi masyarakat sekarang ini, sangat sensitif terhadap keberagaman ditengah perbedaan.
“Oleh karenanya, untuk menghadapi kondisi perbedaan ini, kita harus menjungjung tinggi semangat keberagaman, kuatkan kembali toleransi dan gotong royong,” tegasnya.
Adapun nilai-nilai gotong royong ini, sambung Budhy, akan mengakar ditengah masyarakat jika pemahaman keberagaman dan toleransi dijalankan. Misal, di Kota Bogor ini kan setiap wilayah dilaksanakan jumat bersih (jumsih) yang digerakan pemerintah kota, tentu sebenarnya itu semangat yang di tonjolkannya nilai gotong royong.
“Padahal itu, menunjukan semangat gotong royong dari semua elemen masyarakat. Termasuk dalam dinamika politik pun sering kali menjadi contoh yang tidak baik terhadap kondisi yang ditangkap masyarakat. Dinamika politik sering dilihat masyarakat yang menunjukan perbedaan-perbedaan tajam,” ungkapnya.
Lanjut, Budhy, termasuk tokoh-tokoh politik, penyelenggara negara, haraus sama-sama belajar untuk bersama mengingat kembali nilai-nilai kebangsaan 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Budhy berharap, melalui Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini yang dihadiri beragam unsur mulai dari kepemudaan, budayawan dan komunitas pedagang pasar dan unsur lainnya, nilai-nilai kebangsaan dapat lebih mengakar dan termanifestasi di dalam kondisi masyarakat saat ini.
“Kita mengajak berbagai latarbelakang untuk sama-sama mengurai beragam persoalan kebangsaan yang ada di masyarakat,” tandasnya.
(DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !