
“Ucapan terima kasih diucapkan Pangdam II Siliwangi kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor, jajaran Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak dan masyarakat yang telah membantu jalannya kegiatan TMMD ke-112,” ucapnya.
Selanjutnya, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Sukur Hermanto menjelaskan, Program TMMD ke-112 ini dilaksanakan selama 30 hari, dimulai pada tanggal 15 September sampai 14 Oktober 2021.
Program TMMD merupakan salah satu program operasi TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan antara TNI dengan kementerian, lembaga, pemerintahan non kementerian, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat lainnya, untuk membantu mendukung percepatan pembangunan di daerah khususnya di Kabupaten Bogor.
“Semula sasaran fisik pada TMMD ke-112 ini adalah pelebaran dan perkerasan jalan dengan ukuran 7 meter x 2.450 meter. Alhamdulillah kita bisa selesaikan melebihi target yakni jadi 12 meter x 2.450 meter. Kemudian hasilnya melampaui target yang direncanakan. Awalnya pelebaran jalan 7 meter hasilnya jadi 12 meter, kemudian awalnya penambahan gorong-gorong ½ meter jadi 1 meter sepanjang 2.450 meter. Kemudian ada renovasi mushola, ada pembangunan 2 rutilahu. Dan semua ini diluar Rencana Anggaran Biaya (RAB),”jelasnya.
Dandim menambahkan, keberadaan jalan tersebut sebagai sarana penghubung wilayah Desa Bojong dengan Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, sehingga sangat penting menunjang aktivitas masyarakat, diantaranya memudahkan anak-anak menjangkau sekolah, efisiensi waktu bagi karyawan atau buruh pabrik dalam melaksanakan aktivitas kerja, usaha dan sebagainya, serta sebagai jalur alternatif pemecah kemacetan jalan pada saat masuk dan pulang kerja karyawan atau buruh pabrik.
“Pelaksanaan kegiatan non fisik khususnya penyuluhan dilaksanakan sesuai jadwal, sehingga tidak mengganggu aktifitas. Kegiatan penyuluhan mendapat respon yang positif dari masyarakat. Secara kualitatif hasil TMMD telah dapat memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat setempat, hal ini ditunjukkan oleh antusiasme masyarakat untuk ikut membantu pelaksanaannya,” tambahnya. (*)
“TMMD merupakan kegiatan yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk keterlibatan aktif masyarakat. Sekarang hasil dari kegiatan TMMD sudah bisa dirasakan masyarakat, mudah-mudahan hasil pembangunan ini sangat bermanfaat dan dapat dipelihara oleh masyarakat itu sendiri. Dan semoga sinergi antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat, dapat terjaga dengan baik,” tandasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !