
KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri kegiatan vaksinasi massal dalam rangka 20 tahun bhakti untuk negeri AKABRI angkatan tahun 2001, di SICC Sentul Babakan Madang, Selasa (28/12).
Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan, berdasarkan data BPS jika berdasarkan NIK maka estimasi sasaran vaksinasi sebesar 3,7 juta penduduk. Capaian vaksinasi di Kabupaten Bogor berdasarkan Fasyankes untuk dosis pertama sudah mencapai 69% atau sebanyak 2.660.240 penduduk, sedangkan data menurut NIK/KTP sudah mencapai 79,6% atau sebanyak 3.023.215 penduduk.
“Karena kita diberikan data BPS tahun 2019 yang jumlah penduduknya lebih banyak yakni 5.965.410 penduduk, jadi kita kelebihan target, yakni 4,2 juta. Sebetulnya kita sudah tercapai herd immunity, cuma harus kita urus perubahan targetnya. Ini sudah saya minta ke Satgas pusat untuk mengubah target,” ungkapnya.
Bupati Ade meminta kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat terlebih di malam Tahun Baru yang dipastikan akan ada keramaian.
“Kita sudah buat Perbup, kita larang masyarakat untuk pesta-pesta, main kembang api, arak-arakan di jalan, konvoi dan lainnya. Kita himbau masyarakat melaksanakan tahun baru itu sebaiknya dengan keluarga masing-masing,” tandasnya.
Sementara, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengapresiasi kepada AKABRI angkatan tahun 2001, yang hari ini melaksanakan kegiatan puncak dimana sebelumnya telah melaksanakan rangkaian kegiatan selama 16 hari untuk membantu program akselerasi percepatan vaksinasi Covid-19.
“Sebanyak 3 juta lebih vaksinasi sudah dilakukan, hari ini targetnya 90 ribu masyarakat yang divaksinasi. Menjadi kontribusi AKABRI tahun 2001 melengkapi kontribusi dari yang lain, terima kasih juga bantuan sosial kepada Saudara kita yang terkena bencana, yakni renovasi 11 rumah ibadah,” ujar Kapolri Sigit.
Tentunya TNI dan POLRI, lanjut Kapolri, perhatian kita semua untuk segera percepat vaksinasi usia remaja, Lansia karena varian baru penularannya cepat sekali. Segera laksanakan vaksinasi bagi yang belum vaksin, supaya kita siap menghadapi varian baru Omicron.
Kemudian, Kasum TNI, Letjen TNI Eko Margiyono menambahkan bahwa TNI dan Polri dan seluruh rombongan mengikuti rangkaian yang dilaksanakan oleh alumni AKABRI tahun 2001 menyelenggarakan kegiatan sekitar 16 hari, puncaknya hari ini. Beberapa kegiatan antara lain vaksinasi kepada masyarakat, bantuan sosial paket sembako, kegiatan renovasi sarana tempat ibadah masjid, mushola, gereja dan pura.
“Tentunya kami TNI-POLRI bahu-membahu dengan semua, termasuk Pemda dan seluruh komponen bangsa lain, kami ingin tercapainya herd immunity. Menkes sudah merilis 48 orang positif varian Omicron, pemerintah sedang melakukan tracing di Jakarta. Sangat dibutuhkan kewaspadaan kita semua. Di beberapa daerah Covidnya rendah bahkan tidak ada, jangan lengah, mari kita edukasi masyarakat kita, ini tugas kita bersama AKABRI 2001 dan Pemkab Bogor,” tukasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !