
KABUPATEN BOGOR – Camat Tenjolay lakukan persiapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di perbatasan Kampung Cikupa jalan penghubung tiga kecamatan Ciampea, Dramaga, Tenjolaya. Camat Farid Ma’ruf, hari ini bersama Muspika dan Muspides dua kecamatan melakukan kegiatan PSBB bersama – sama di pertigaan pertigaan Kampung Cikupa, Desa Situ Daun, kecamatan Tenjolaya. (9/4).
“Ya, kesepakatan PSBB ini kita sementara buat sosialisasi serta himbauan apa yang sudah menjadi anjuran dari pemerintah Kabupaten Bogor dan PSBB ini oleh dua camat Dramaga dan Camat Tenjolaya pembuatan portal di pertigaan “Segitiga Emas” dari jalan arah Desa Situ Daun Kecamatan Tenjolaya ke arah Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea dan dari arah Desa Situ Daun, Kecamatan Tenjolaya ke arah Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga,” terangnya.
Farid menambahkan, kegiatan ini karena ada satu akses jalan masuk ke arah Kecamatan Dramaga dengan Kecamatan Tenjolaya bertemu di titik Kampung Cikupa Desa Situ Daun dan menjadi jalur hidup serta banyak yang melintas di ruas jalan tersebut,
“Titik ini dipilih salah satu nya saran dari camat Dramaga untuk membatasi pihak luar yang ingin masuk kecamatan Dramaga di batasi,” tambahnya.
Dan dalam kolaborasi antara Kecamatan Dramaga dan Tenjolaya akan di jaga oleh relawan, gugus kecamatan maupun tim dari relawan di dua Desa Situ Daun dan Purwasari dan Desa gunung Mulya diperbantukan jadi akan lebih banyak orang yang berjaga disini dengan aktivitas yang lebih tinggi.

Hal senada dilontarkan dari Camat Dramaga, Irvan, menurutnya kolaborasi ini untuk memetakan jalur – jalur hilir mudik warga diantara dua kecamatan.
“Kami sudah berkomitmen kecamatan Dramaga dengan Tenjolaya serta muspika artinya Pembatasan Sosial Bersekala Besar tentunya kita harus hafal jalur – jalur akses jalan hilir mudik orang di wilayah kita itu yang menjadi gambaran untuk segera melakukan kerjasama tidak terjadi lagi pergerakan masa secara masal,” Terang Irvan.
Irvan menjelaskan, saat menjelang Ramadhan serta Lebaran ia bersama jajaran akan berupaya sedikit menghambat pergerakan terutama yang dari Zona merah Jakarta atau wilayah Jabodetabek menjelang puasa ini sudah banyak yang mudik ke Bogor.
“Bupati sudah menyampaikan permohonan PSBB untuk Kabupaten Bogor tentunya kita yang dilapangan harus bisa menyampaikan kepada masyarakat apa yang menjadi kewajiban kami Muspika teknis dilapangan,” Jelas Irvan.
“Rencana kami kedepan akan berkoordinasi dengan Enam kecamatan yaitu Ciomas, Dramaga, tenjolaya, Tamansari, Ciampea, Pamijahan. Untuk melakukan zonasi, minimal kita sudah bikin satu Claster bagaimana nanti kita bahas bersama dengan Eman Kecamatan, mau tidak mau, suka tidak suka kita harus sinergi sekarang intinya, ” kerjasama dengan baik supaya pengendalian kita bisa laksanakan karena sekarang Dramaga dan Tenjolaya masuk zona Aman tapi dengan kondisi saat ini kita sudah terkepung dengan Ciomas dan Ciampea sudah Zona Merah artinya kalau kita tidak maksimal menjalankan ini kepada masyarakat berarti cerita zona merah tinggal menunggu waktu,” Pungkasnya.
(Agil)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !