KABUPATEN BOGOR – Saat menghadiri launching Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dI Desa Parung dan Bojong Indah, Kecamatan Parung, Camat Parung, Yudi Santosa berpesan, agar Pemerintah Desa dan Tim Pelaksana Kegiatan Program Samisade, dapat menggunakan anggaran sesuai aturan.
Dan dalam proses pelaksanaannya, Yudi meminta Pemdes dan Tim Pelaksana Kegiatan melibatkan peran serta masyarakat sekitar yang terdampak pandemi, sesuai dengan arahan Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin.
“Ini program unggulan dari Pemkab Bogor yang bertujuan untuk adanya kesinambungan dan kemajuan dari pembangunan desa. Maka harus dikerjakan secara baik, benar, tepat dan bermanfaat,” tegas Yudi Santosa, Rabu (15/9)
Kegiatan launching ini, menurut Yudi adalah bentuk tanggungjawab dan transparansi kepada masyarakat. Pelaksanaan samisade harus maksimal dalam kualitasnya serta optimal dalam pemberdayaan masyarakat melalui padat karya tunai desa.
Dalam launching Samisade Desa Bojong Indah, Camat Parung Yudi Santosa tampak di dampingi oleh Kasi Ekbang Nining, Kepala Desa (Kades) Bojong Indah Samino, Babinsa Serda Denris Saragih, Bhabinkamtibmas Aiptu Sapto Dewo, LPM dan BPD serta tokoh masyarakat.
Kepala Desa Bojong Indah, Samino menjelaskan, dana Samisade yang diterima senilai satu milyar rupiah tersebut, akan dialokasikan untuk pembangunan jalan penghubung antara Desa Bojong Indah dan Desa Warujaya.
“Jalan ini adalah hibah dari warga masyarakat. Nantinya jalan ini akan terhubung ke lokasi wisata Gunung Kapur dan Desa Waru Jaya.” Ucap Samino.
Sementara Ketua TPK Samisade, Ahmad Furqon menjelaskan, jalan lintas desa yang dibangun memiliki volume panjang 600 meter dan lebar 3 meter. Jalan akan dibangun dengan konstruksi betonisasi.
“Pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh warga dengan sistem PKTD yang melibatkan sekitar 30 tenaga kerja biasa dan tenaga ahli.” Pungkasnya (*)

