
JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan mencopot Dani Satrio dari jabatannya sebagai Pimpinan Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).
Keputusan ini diambil setelah Amran mendengar langsung keluhan petani saat menghadiri panen raya di Desa Maluka Baulin, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Dalam acara tersebut, para petani mengungkapkan kesulitan mereka dalam menjual gabah hasil panen. Harga gabah yang mereka dapatkan jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Di Tanah Laut, petani hanya mampu menjual gabah dengan harga berkisar antara Rp 5.300 hingga Rp 5.600 per kilogram.
Menanggapi keluhan tersebut, Amran menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja Bulog Kalsel yang dinilai lamban dalam menyerap gabah petani.
Ia menegaskan bahwa keterlambatan Bulog dalam bertindak telah merugikan petani yang seharusnya mendapat harga yang layak.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !