JAKARTA – Tahapan Pemilu Presiden 2019 memasuki fase penting Final Battle Menghitung hari antara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden. Kedua pasangan harus berjibaku dalam Menyelesaikan Kampanye terbuka hingga akhir detik perhitungan suara.

Menurut Egi Hendrawan Ketua Umum DPP JNMI “Dari perspektif komunikasi politik, menarik untuk memberi Apresiasi dan plus-minus pertarungan Final ketua tim pemenangan. Di kubu Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ada Erick Thohir sebagai Ketua Tim Pemenangan

Erick Thohir bagi pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir ialah pengusaha dengan rekam jejak kesuksesan dan malang melintang di berbagai bidang.

Baca Juga  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Kembali Berikan Bantuan ke Palestina

Di kubu Prabowo, sosok Djoko Santoso juga memiliki kekuatan. Pertama, dia memiliki pengalaman panjang di organisasi yang sangat terbiasa dengan keteraturan dan loyalitas kukuh, yakni TNI.

“Tim Pemenangan yang terdiri dari Parpol Koalisi, relawan yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat berjibaku mempersiapkan segala upaya di detik – detik akhir pemilihan sampai perhitungan Suara,” lanjut Egi

Baca Juga  Pasangan No. Urut 3 Pilkada Jakarta Klaim Raih 50,07 Persen Suara

Tiga basis kekuatan lain di tim pemenangan ialah program, jaringan komunikasi, dan tren pemilih. Kandidat harus terfasilitasi untuk disukai, diterima, dan dipilih khalayak. Kampanye yang baik tentu saja ialah kampanye berkonsep dan tepat pada target yang dibidik.

“Saya dan teman – teman bergabung dan membentuk sebuah gerakan untuk pemenangan Bapak Jokowi dan KH. Maruf Amin akan berjuang Sekeras-Kerasnya, Sehebat – hebatnya, sejujur – jujurnya dan sehormat – hormatnya,”tegas Egi. (*)