JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Dedi Supriadi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meliburkan siswa/i sekolah dan taman kanak-kanak hingga dirasa kondisi Jakarta khususnya dan Indonesia lebih aman dari paparan virus corona atau COVID-19.

Ia juga menganjurkan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) di kampus-kampus dengan model tatap muka di kelas dihentikan sementara diganti dengan KBM via daring.

Hal tersebut disampaikan Dedi, Sabtu (14/3) terkait meningkatnya jumlah orang dalam pengawasan infeksi virus corona di Jakarta.

Baca Juga  Pemprov DKI Resmikan Empat Sekolah Berkonsep Green Building

Dedi Supriadi yang juga Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi langkah-langkah Pemprov yang mengumumkan jumlah ODP, lokasi persebaran dan juga langkah pembatasan kegiatan bahkan penutupan lokasi rekreasi untuk sementara waktu.

“Semua elemen harus bersatu saat ini untuk meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran virus corona yang tidak mengenal batas teriritori, etnik maupun ras ini,” ujar anggota DPRD dari daerah pemilihan Jakarta Selatan ini.

Baca Juga  Headline Jakarta | Pemprov DKI Jakarta Serahkan Akte Pendirian Koperasi 21 Kampung Prioritas

Peningkatan kewaspadaan, menurut Dedi, adalah langkah penting agar Jakarta dan Indonesia tidak menjadi episentrum baru penyakit yang sudah dinyatakan WHO sebagai pandemi ini. (*)