KABUPATEN BOGOR – Langka dan melambungnya gas elpiji tabung melon 3 Kg hingga 60 ribu/tabung di Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor di akibatkan akses insfrastruktur jalan yang terputus, hingga agen kesulitan memasok gas tersebut kepada para pangkalan gas di Kecamatan Sukajaya, maka Dinas Perdagangan dan perindustrian Kabuoaten Bogor melakukan operasi pasar agar harga kembali normal.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian DR. Nuradi SH, MM, Hum Mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan harga gas elpiji di lokasi bencana hari ini (8/1/2020) telah dikirim melalu Pertamina ada 2 Truk disetiap truk berisi 560 Tabung.

“ Hari ini kita telah mengirimkan 2 Truk bermuatkan tabung gas 3 kg yang 1 truk berisikan 560 tabung, yang di bagi untuk 1 truk ke Kecamatan Sukajaya dan 1 Truk lagi ke kecamatan Nanggung dengan harga subsidi Rp. 16,000,-,” terangnya.

Baca Juga  Remaja Cantik Tewas Tabrakan Diri Ke Kereta

Nurhadi memastikan, untuk menjaga kebutuhan dan kestabilan harga gas 3 kg, maka esok pun akan dikirim lagi untuk wilayah Kecamatan sukajaya susai permintaan dari lokasi untuk menurunkan harga yang beredar di sana sesuai perintah pak wakil bupati Iwan Setiawan, ujarnya.

Selain itu Disdagin juga mengirimkan bantuan berupa makanan pokok seperti susu, beras, makan kering, sosis dan minuman mineral yang di intruksikan Bupati untuk setia Dinas, tambahnya. (*)

Baca Juga  Murid Hiperactive, Guru Pukul Murid di SDIT Insan Tama