BANTEN – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Gelar Webinar yg diikuti oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam Indonesia membahas tentang Millenial yang sadar digital untuk mengkampanyekan nilai2 Pancasila melalui media sosial, Senin (10/8).
Lalu-lalang informasi ideologi menjadi (tsunami ideologi) maka jangan sampai kita lupa terhadap identitas kita ketika bebas maraknya tontonan tontonan luar negeri contohnya Drakor.
Sejatinya Pancasila adalah kekuatan bangsa Indonesia. Selama kita berpegang teguh Pancasila maka kita senantiasa merayakan kemerdekaan Indonesia.
K.H. Zuhauri Misrawi atau yang biasa sering kita kenal dengan Gus Mis mengatakan, Nahdatul Ulama (NU) dalam Musyawarah Nasional nya membahas bahwa Pancasila adalah khilafah di Indonesia, Pancasila itu lahir dari musyawarah. Bicara khilafah, khilafah di Indonesia merupakan sistem kesepakatan konsesus bersama maka Pancasila adalah khilafah nya Indonesia.
Bentuk daripada Pancasila adalah hidup yang damai
Mampu menanamkan religiusitas esensi nilai nilai keagamaan. Menciptakan peradaban yang adil, menerima segala bentuk perbedaan.
“Filterisasi media sangat penting kenapa penting untuk meminimalisir berita bohong seperti yang konflik konflik yang terjadi di negara negara timur tengah tentang saling kirim rudal adalah hoax yang dibuat.” tuturnya.
Kekuatan bangsa kita adalah kita memiliki Pancasila dan kekurangan bangsa kita adalah tentang kurangnya membumikan Pancasila. Manusia itu berbudaya. Manusia itu membutuhkan manusia lain.