BOGOR – Bertempat di Arena Stadion Pakansari Cibinong Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, telah berlangsung kegiatan pembukaan Hari Krida Pertanian ( HKP ) Ke-46 Tingkat Provinsi Jawa Barat (27 Juli 2018) dengan mengusung tema “Melalui HKP Ke 46 tahun 2018 Kita Tingkatkan Kualitas Pangan untuk kamajuan dan kesejahteraan petani dan nelayan Jawa Barat” yang di hadiri oleh Peserta 1000 peserta. Terlihat pula dalam kegiatan tersebut Ahmad Heryawan, Kapolres Kabupaten Bogor yang diwakili oleh, Kompol Haji Nundun Radiaman S.E, Kabagren Kab.Bogor, Plh Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Arm Sabawa,Rektor IPB, Kepala Dinas pertanian dan Horiktura Provinsi Jawa Barat Ir. Hendy Jatmika, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat Ir. Edi Nasution, Perwakilan Kapolda Jawa Barat,Para walikota Se-Jawa Barat, Ketua KTNA Provinsi Jabar Acep Sopian.

Dalam sambutannya Ir Hendi Jatmika Kadis Pertanian, berharap dengan peringatan HKP Ke-46 tersebut kemitraanpetani dan pengusahasehingga tercipta kemajuan bagi petani dan nelayan.

“Kita bisa hadir di acara Hari Krida Pertanian yang ke 46 di area parkir pakansari dalam sehat wal afiat. Hari Krida Pertanian ini dapat memantapkan pangan kita dan swasembada petani. Menjalin mitra usaha petani pelayan dan pengusaha. Hari Krida Pertanian ini akan dilaksanakan 3 hari mulai hari sampai hari minggu, Semoga dapat memberikan kemajuan khususnya bagi petani dan nelayan itu sendiri” ujarnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Bogor Ajak Pemprov DKI Ikut Berperan Lestarikan Kawasan Puncak

Hal yang sama disambung oleh Bupati Bogor Nurhayanti dalam sambutannya berharap dengan peringatan HKP Ke-46, bisa mendorong intensifikasipertanian dan menguatkan posisi tawar petani meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan ysaha pertanian, perikanan dan peternakan.

“Kepercayaan ini merupakan Kehormatan dan momentum untuk mendorong intensifikasi pertanian serta menguatkan posisi tawar Petani dalam peta perekonomian nasional yang semakin kompetitif sekarang ini inilah saatnya untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seluruh kegiatan usaha pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan Kehutanan di Jawa Barat. Sekaligus juga mengevaluasi pertumbuhannya dalam konteks pembangunan daerah sektor-sektor yang sudah berhasil, Mari kita lanjutkan dan Mari kita tingkatkan bersama Sedangkan untuk sektor-sektor yang masih memerlukan Upaya pengembangan mari kita identifikasi permasalahannya,” Tutur Nurhayanti.

Nurhayanti berharap dengan HKP Ke-46 didapat solusi cerdas dan profesional dalam membangun iklim usaha yang tangguh dan kondusif serta memberikan daya ungkit yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat khususnya adalah masyarakat petani. Selanjutnya khusus berkaitan dengan hari Krida pertanian, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor Nurhayanti mengucapkan selamat dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah berjuang menguatkan ketahanan pangan serta meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pertanian peternakan perikanan perkebunan dan Kehutanan yang maju berdaya saing berkerakyatan dan berkelanjutan khususnya di Jawa Barat.

Baca Juga  Headline Bogor | Gaungkan Kembali Jumling, Bupati Bogor Ingin Prioritaskan Legalistas Pontren Dan Madrasah

“Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus berupaya untuk mempromosikan beberapa potensi lokal yang telah dikembangkan secara inovatif seperti kopi Bogor dan lapis talas, kopi pertama lonceng beberapa varietas tanaman unggulan lokal yang telah didaftarkan ke pusat perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia yakni pepaya pala dan padi serta rumput gajah dengan harapan berbagai produk unggulan lokal tersebut dapat diterima pasar dengan baik sehingga akan memacu peningkat tanda ya beli petani dan masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya pemikiran yang disampaikan bahwa potensi kopi di Kabupaten Bogor terdiri dari kopi robusta dan kopi arabika tersebar di Kecamatan Sukamakmur Tanjung Sari Babakan Madang Pamijahan provinsi Sarua dan Megamendung,” tambah Nurhayanti

“Bogor ini berpotensi menjadi penyangga kehidupan ekonomi masyarakat terutama adalah para petani serta memberikan dampak yang signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan daerah sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya untuk memberikan pembinaan yang kepada para petani kopi guna mendorong terselenggaranya pengelolaan yang lebih baik dari hulu sampai hilir,” Pungkas Nurhayanti.

Pada pukul 09.45 Wib, acara Pembukaan HKP selesai, dilanjutkan peninjauan ke pameran diarea Pakansari bersama dengan para pejabat dan undangan yang hadir serta diisi oleh hiburan tradisional.

Blade