KOTA BOGOR – HMI merupakan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang usianya menginjak 76 tahun. Dalam perkembangannya HMI menjadi suatu wadah pergerakan produktif baik memberikan legasi dalam produk pemikiran maupun pemikir di Indonesia, sebut saja Nurcholish Madjis, Akbar Tandjung, Yusril Ihza Mahendra sampai Anies Baswedan sebagai tokoh nasional. Hal ini tidak terlepas dari fungsi HMI sebagai organisasi mahasiswa, yaitu organisasi kader dalam Pasal 9 AD/ART HMI.
Pengkaderan menjadi suatu hal yang fundamental bagi HMI untuk membentuk manusia yang siap secara ide dan aksi atau implementasi ide tersebut. Jenjang pengkaderan formal HMI memiliki 3 tahapan pertama Latihan Kader 1 (LK 1), Latihan Kader 2 (LK 2) dan Latihan Kader 3 (LK 3). Tiga tahapan ini mempunyai tujuan berbeda-beda. Latihan Kader 1 memiliki tujuan membentuk kepribadian muslim yang berkualitas akademis, sadar akan fungsi dan perannya sebagai kader umat dan kader bangsa.
Sementara Latihan Kader 2 memiliki tujuan terbinanya kader yang mempunyai kemampuan intelektual untuk memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam ruang lingkup organisasi. Latihan Kader 3 (LK 3) memiliki tujuan terbinanya kader pemimpin yang mampu menerjemahkan dan mentransformasikan konsepsional secara professional dalam gerakan perubahan sosial.
Dalam hal ini HMI Cabang Kota Bogor mengadakan Latihan Kader 2 Nasional sebagai suatu jenjang pengkaderan formal HMI dan telah menjadi syarat bagi yang ingin menjadi ketua umum/pengurus HMI ditingkat Cabang, dengan mengusung tema “become a cadre full of ideas and action”. Yang di mulai pada tanggal 27 Februari sampai dengan 6 maret. Berangkat dari tujuan LK 2 sendiri tema ini mengusung seorang kader yakni seseorang yang dibina secara terus menerus untuk bukan hanya membicarakan ide dan gagasan tapi mampu mengimplementasikan ide tersebut.
Pada proses sebelum memasuki forum LK 2, kader HMI ini menjalani proses screening secara tulisan jurnal yang dikirimkan melalui e-form dari tanggal 1-25 Februari 2023. Dari 200 pendaftar di seluruh Indonesia yang melanjutkan di proses lanjutan terdapat 67 orang disetiap kota/kabupaten. Lalu dilanjutkan screening di Wisma Atlet Kota Bogor mengenai pengetahuan organisasi HMI, keislaman dan keindonesian antara lain; Baca Tulis Al-quran (BTQ); Sejarah Peradaban Islam dan HMI; Nilai-Nilai Dasar Perjuangan; Konstitusi; Mission HMI; Kepemimpinan Manajemen Organisasi; Wawasan Nusantara dan Jurnal. Screening tersebut diadakan 3 hari dimulai tanggal 25-27 Februari 2023.
Hasilnya terdapat 63 peserta yang memasuki forum LK 2 Nasional yang diadakan HMI Cabang Kota Bogor. Pembukaan dibuka pada tanggal 28 Februari di Balai Kota Bogor. Pada pembukaan dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Bogor yang dihadiri oleh sekda dan Fungsionaris Badan Koordinasi (Badko) HMI Jabodetabeka-Banten dan Fungsionaris Pengurus Besar (PB) HMI serta para senior HMI. Latihan Kader (LK) 2 ini dimulai dengan pembukaan MC dilanjutkan pembacaan Al-quran dan sari tilawah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne HMI, dilanjutkan dengan laporan ketua pelaksana oleh Moeltazam, lalu sambutan-sambutan diantaranya oleh Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor Sofwan Ansori dan sambutan dari Badan Koordinasi (Badko) HMI Jabodetabeka-Banten oleh Fadli Rumakefing.
Rangkaian selanjutnya pembacaan Surat Keputusan (SK) dan penyerahan berkas kepada Master of Training. Lalu dibuka secara resmi oleh fungsionaris PB HMI oleh Akmal Fahmi sebagai Kepala Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP). Dalam pembukaan tersebut terdapat diskusi panel yang narasumbernya antara lain Mentri Kehutanan tahun 2005 yakni M.S. Kaban dan Prof. Dodik selaku Koordinator Presidium KAHMI yang dimoderatori oleh Deky Ikwal Pratama. Pengurus HMI Cabang Kota Bogor Diskusi tersebut membahas tentang tema besar yang diangkat yakni “become a cadre full of ideas and action”. Dalam hal ini M.S. Kaban Menteri Kehutanan 2005-2009 itu menyebut,
“Kader HMI harus memiliki kekuatan leadership dan kekuatan resouces” (5/3/).
“Seorang intelektual adalah orang yang mudah memahami dan tidak mudah menerima.” Menurut Prof. Dodik Ridho Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB sekaligus Koordinator Presidium MD KAHMI Bogor.
Setelah pembukaan yang diadakan di Balai Kota Bogor. Peserta diarahkan menuju forum Latihan Kader (LK) 2 di Dinas Kesehatan Kota Bogor pada tanggal 27 Februari – 5 Maret 2023. Dengan pemateri-pemateri HMI tingkat nasional, Penulis yakni Ubaidillah, Harun Shikasongge, Danial Yusuf Iskandar, Dr. Kun Nurhidjat, mantan penasihat KPK yakni Dr. Abdullah Hemahua, DPRD Provinsi Jawabarat yakni Asep Wahyu, Pengurus BPP HIPMI Bambang Pria Kusuma, Presidium KAHMI Bogor Sugeng Wiyono, dan MN KAHMI Manimbang Kahariyadi, Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama, Bendahara Umum PB HMI Abdul Rabbi Syahrir, Presidium Majlis Nasional KAHMI yakni Sutomo, Presidium MW KAHMI Jabar, yakni Dr. Sofyan SJaf, Ketua Bawaslu Jawa Barat yakni Abdullah, Kapolres Bogor, Rektor UIK Bogor priode 2016-2020, Dr. Ujang Komarudin selaku pengamat politik (Direktur eksekutif Indonesia poltical review).
Setelah rangkaian tersebut dilaksanakan tibalah pada penutupan perkaderan formal HMI LK 2 Nasional yang diadakan oleh Cabang Kota Bogor di Auditorium Perpustakaan Kota Bogor dengan diisi oleh wali kota Bogor dengan dilanjutkan field trip ke museum Presiden Republik Indonesia sebagai suatu napak tilas perjalanan kepemimpinan bangsa juga motivasi bagi kader HMI untuk terus berkontribusi dalam proses pembangunan nasional yang menanamkan nilai keislaman dan keindonesiaan.
“Dalam kegiatan ini kami ungkapkan terimakasih banyak pada pihak pihak yang telah membantu dalam kegiatan ini, sehingga kader HMI Mampu menciptakan SDM yang berkulalitas untuk menompang kemajuan bangsa. “ungkap Ketua pelaksana Moeltazam.
“Kegiatan Latihan Kader II Tingkat Nasional ini bertujuan mencetak kader kader HMI yang penuh ide dan penuh aksi sesuai dengan tema kegiatan yakni “become a cadre full of ideas and action” karena sejatinya kader HMI harus mampu memberi solusi atas permasalahan keumatan dan kebangsaan, yakni dengan ide dan gagasan serta aksi yang nyata.
Harapan terlaksananya LK II Nasional HMI Cabang Kota Bogor ini agar out put yang di dapat peserta, mampu untuk menjadi kader HMI Intelektual yang mampu memformulasikan gagasan di kota/kabupatennya masing-masing.sebagai sumbangsih untuk daerahnya agar tercapainya tujuan HMI yakni mewujudkan masyrakat adil Makmur yang di ridhai Allah SWT”. Ungkap Sofwan selaku ketua umum HMI Cabang Kota Bogor. (*)