
KOTA BOGOR – Terkait pelaporan dugaan intimidasi yang dilakukan oleh Tim Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Bogor, Dr Rayendra atau Raendi Rayendra ke Polresta Bogor Kota telah memasuki pemanggilan para pihak.
Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Bogor Selatan Muhammad Habibi Zaenal Arifin saat ditemui di Kantor nya di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan Kota Bogor, Rabu (26/7).
“Sudah ada pemeriksaan oleh Polresta Bogor Kota kepada dua anggota kami yang ada di lokasi kegiatan tersebut,” kata Habibi
Menurut Habibi menjelaskan kronologis, Pada Minggu 23 Juli 2023 pihaknya memperoleh informasi ada tiga titik lokasi kegiatan, yakni kegiatan dr. Reandra, dan dari partai politik.
“Karena panwascam ada tiga orang, makanya kami membagi tugas ketiga wilayah tersebut. Kebetulan pada kegiatan dr. Rayendra kami menugaskan Nurhayati,” kata Habibi lagi.
Namun, lanjut Habibi, saat Nurhayati datang ke lokasi terjadi kegiatan dr. Rayendra bu Nurhayati memperoleh intimidasi, pengusiran dengan kata-kata kasar.
“Ditambah lagi saat Kami datang ke lokasi bahwa ada kegiatan dimana warga dimintai KK untuk ditukarkan dengan minyak goreng. Dan itu sudah kami telusuri ke warga,”
Setelah itu kejadian tersebut, pihaknya langsung berkonsultasi ke Bawaslu Kota Bogor terkait adanya kegiatan tersebut.
“Setelah kami sampaikan kegiatan ini, Bawaslu Kota Bogor melakukan pleno di tingkat pimpinannya dan memutuskan ada dua pelanggaran. Pertama pelanggaran admistratif yang akan di proses oleh Bawaslu Kota Bogor. Kedua pelanggaran pencemaran nama baik diproses oleh Polresta Bogor Kota, ” tandasnya.
Sementara itu, dr. Rayendra menyangkal bahwa yang melakukan intimidasi tersebut bukan dari Timnya. Namun tokoh masyarakat dimana kegiatan tersebut dilaksanakan.
“Kang punten yang dianggap intimidasi itu bukan dilakukan tim Rayendra ya. Tapi terjadi kesalahpahaman antara tokoh masyarakat dangan panwascam. Hatur Nuhun,” singkat dr. Rayendra saat dimintai tanggapannya, Rabu (26/7). (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !