HPPMI Kota Bogor Dorong Percepatan PSEL, Sion Toni: Sampah Harus Jadi Sumber Energi Masa Depan

Dalam pandangannya, pembangunan fasilitas PSEL harus dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, hingga dampak sosial di masyarakat. Pemanfaatan kawasan yang telah menjadi zona pengolahan sampah dinilai lebih efektif dibanding membuka lahan baru yang berpotensi memicu penolakan warga.

“Ini adalah perintah pembangunan untuk bergerak lebih cepat dan masif. Kami di HPPMI siap mengawal proses ini, memastikan bahwa aspek lingkungan dan sosial masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegas Sion Toni.

Ia juga menilai kawasan pengolahan sampah terpadu berpotensi berkembang menjadi pusat industri hijau modern yang mampu memberikan nilai ekonomi baru bagi Kota Bogor.

Teknologi PSEL sendiri bekerja dengan memanfaatkan proses termal bersuhu tinggi untuk mengolah sampah menjadi energi listrik melalui uap yang menggerakkan turbin. Dengan sistem tersebut, volume sampah disebut dapat ditekan hingga 80 sampai 90 persen.

Selain itu, residu hasil pembakaran yang telah melalui proses aman juga dinilai masih dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan material konstruksi maupun inovasi lainnya.

“Bagi kami para petani dan peternak milenial, lingkungan yang bersih dari sampah adalah fondasi produksi pangan yang sehat. PSEL adalah investasi masa depan yang akan menciptakan nilai tambah ekonomi dan pasokan energi bagi kota,” jelasnya.