KOTA BOGOR – Aksi arogansi oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan panitia penyelenggara mencoreng jalannya Kirab Mahkota Binokasih di sepanjang Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jumat (8/5/2026) malam. Sejumlah jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan disebut mendapat perlakuan kasar, intimidasi hingga dipermalukan di depan publik.

Insiden tersebut dialami Bambang, jurnalis media timetoday.id, saat berupaya mengambil gambar kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Karena keterbatasan teknis lensa kamera, Bambang mencoba mencari posisi yang lebih tepat demi mendapatkan visual yang representatif untuk kebutuhan publikasi.

Namun, upaya itu justru mendapat respons keras dari oknum petugas di lokasi.

Baca Juga  Ini Jurus Utama Menangkal LGBT di Kota Bogor | Headline Bogor

“Dari media mana? Jangan di sini, pindah ke belakang!” hardik salah seorang oknum petugas dengan nada ketus, Jum’at malam (8/5).

Meski sudah mengikuti arahan dan berpindah tempat, Bambang kembali dihampiri petugas lainnya dan diminta menjauh. Padahal, kartu identitas pers yang dikenakannya terlihat jelas.

Situasi memanas ketika Bambang hendak mengambil satu frame foto terakhir. Ia kembali dibentak oleh petugas di area kirab.

Baca Juga  Headline Bogor | Arihta Utama Surbakti Kembali Nakhodai PWI Kota Bogor Hingga 2024

“Tindakan ini sangat berlebihan. Saya hadir untuk menjalankan mandat profesi yang dilindungi undang-undang, bukan untuk mengganggu acara,” tegas Bambang dengan nada kecewa.