Sebanyak 24 Tumpeng, Distrik Kota Bogor : Simbol Sakral HUT GMBI

Dok. HUT GMBI ke-24 yang digelar Distrik Kota Bogor di Sekretariat, Jalan Bantar Kemang, Bogor.

KOTA BOGOR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bogor ditandai dengan penyajian 24 tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan perjalanan organisasi. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna di Sekretariat GMBI, Jalan Bantar Kemang, Bogor Timur, Kota Bogor.

Perayaan tersebut diisi dengan kegiatan syukuran serta aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar. Momentum ini juga menjadi ajang refleksi perjalanan organisasi yang dinilai semakin matang dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ketua GMBI Kota Bogor, Rukmana, menyampaikan bahwa peringatan HUT kali ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penegasan arah gerak organisasi ke depan. Ia menilai GMBI telah mengalami proses pendewasaan dan transformasi sebagai organisasi masyarakat.

Post ADS 1

“GMBI menjadi lembaga yang mengalami pendewasaan dan bertransformasi organisasi,” ujar Rukmana, kepada awak media (28/3).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa GMBI Kota Bogor kini berfokus pada penguatan ketahanan pangan berbasis komoditas lokal, khususnya sorgum. Selain itu, pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi prioritas utama.

“Fokus GMBI Kota Bogor adalah menjadi pelopor ketahanan pangan khususnya berbasis Sorgum. Juga pembinaan para pelaku UMKM karena kami memiliki semua alat-alat praktek pelatihan UMKM,” jelasnya.

Rukmana juga menyoroti pentingnya penataan dan pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) agar mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selain itu GMBI Kota Bogor juga menilai pembenahan PKL yang terus perlu dibina agar hasil dari para PKL juga dapat meningkatkan PAD,” katanya.

Ia menegaskan bahwa GMBI tidak lagi sekadar menggulirkan wacana, melainkan telah menjalankan berbagai program nyata di tengah masyarakat.

“GMBI Kota Bogor bukan lagi bicara rencana wacana tapi kami sudah dan sedang melakukan program ketahanan pangan, pembinaan pelaku UMKM, pendampingan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, GMBI Kota Bogor juga meresmikan sekretariatnya sebagai pusat kegiatan masyarakat, yang mencakup pusat pelatihan UMKM sekaligus pusat aduan masyarakat untuk bantuan hukum.

“Hari ini sekaligus kita resmikan juga di sekretariat ini, sebagai Pusat Pelatihan UMKM, dan Pusat Aduan Masyarakat Untuk Bantuan Hukum,” ungkap Rukmana.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor H. Subhan, perwakilan TNI dan Polri seperti Danintel Kodim Kota Bogor Kresna dan Kasat Intel Polresta Kota Bogor Manurung, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat lainnya.

Kehadiran para undangan ini menjadi bentuk dukungan terhadap peran GMBI dalam mendorong pemberdayaan masyarakat serta pembangunan daerah yang lebih inklusif. (DR)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !