
Lanjut Anies, Jakarta adalah pusat dari Indonesia. Di kota ini kemerdekaan Indonesia dikumandangkan, di Jakarta ini hampir semua etnis dan ragam budaya dari Sabang sampai Merauke dapat ditemukan, hampir semua warga Jakarta melek huruf, Jakarta memiliki infrastruktur perbukuan terbaik dan terlengkap di Indonesia, dan Jakarta juga telah berhasil menjadi tuan rumah berbagai kegiatan internasional.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota menggunakan pendekatan kolaborasi, di mana warga sebagai co-creator dan pemerintah sebagai kolaborator yang disebut dengan “Jakarta City of Collaboration”. Termasuk dalam hal literasi dan perbukuan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membentuk Tim Jakarta Kota Buku yang menjadi bagian dari IPA Congress 2022. Tim ini terdiri dari sejumlah perangkat daerah di Provinsi DKI Jakarta, para pelaku dunia perbukuan, literasi dan industri penerbitan. Saat ini, Tim Jakarta Kota Buku telah menjadi bagian dari Jakarta City of Collaboration.
“Kami bekerja sama dengan mereka untuk meningkatkan kualitas literasi warga sekaligus memperbaiki iklim dunia industri penerbitan. Kedua hal ini sangat berkait erat. Literasi warga sangat bergantung kepada buku yang mereka baca; penerbit bisa menerbitkan buku-buku berkualitas karena didukung oleh iklim yang sehat, seperti nilai-nilai demokrasi, kebebasan berbicara, dan perekonomian yang tumbuh merata. Target utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya kualitas warga Jakarta. Inilah yang akan menjadi modal penting bagi kota ini untuk maju dan bahagia,” ujar Anies.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai pembangunan infrastruktur untuk menopang industri perbukuan di Jakarta, seperti pembangunan pasar buku di beberapa lokasi di Jakarta dan pembangunan Taman Buku, atau pojok baca di tempat-tempat publik.