KABUPATEN BOGOR – Dengan mewabah virus Covid-19 yang sedang melanda di hampir semua daerah, yang mengakibatkan lumpuhnya sektor ekonomi dan perdagangan, Kepala Desa Ciaruteun Udik, Tajudin Sumaedi meminta kepada lembaga keuangan untuk menunda waktu pembayaran.
“Kepada seluruh jasa pinjaman keuangan untuk menunda waktu pembayaran dan menjadwalkan jalan angsuran pembayaran sampai batas waktu yang belum di tentukan di seluruh wilayah Desa Ciaruteun Udik,” Kata Tajudin Sumaedi.
Tajudin meminta lembaga keuangan seperti Bank MBK Mitra Bisnis Keluarga, BPR Dana Mandiri, BTPN Syariah, KUM Koperasi Usaha Mandiri, Ventura, Baitul Ikhtiar, PNM, Mekar, Koperasi Perorangan/Bank keliling. yang masuk ke Desa Ciaruteun Udik untuk tidak menagih pembayaran angsuran hingga situasi ekonomi kembali normal.
“Kami harap dapat ditangguhkan dan meminta keringanan sesuai instruksi Presiden No. 4 tahun 2020 tentang cicilan angsuran Bank cicilan motor semua cicilan, dan tadi pun Muspika Kecamatan Cibungbulang sempat mengelar rapat di kantor kecamatan dengan Kapolsek Cibungbulang,” tambahnya.Menurut Tajudn, tidak dapat dipungkiri dengan adanya wabah ini, masyarakat terkena imbasnya, masyarakat yang terlibat berdatangan ke kantor desa guna tolong diberikan jalan keluar dan keringanan masalah pembayaran.
“Kalau bisa tutup sementara dan bilamana membandel saya akan laporkan kepada pihak kapolsek,” Paparnya.
Ningsih warga kampung Ciaruteun Udik, yang merupakan salah satu nasabah mengatakan, semenjak mewabahnya virus corona ini perekonomian keluarga turun drastis hingga tidak mempunyai pemasukan.
“Saya mohon kepada pihak bank saya minta keringanan dulu sementara karena kami benar-benar terkena imbas dari wabah Corona ini sampai perekonomiannya kami benar tidak ada masukan karena kami ikut anjuran pemerintah di rumah aja dan sulit mencari uang,” ujarnya.
(Agil)