KABUPATEN BOGOR – Terkait surat yg beredar tentang diliburkannya karyawan PT. Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) hingga waktu yang tidak hingga waktu yang tidak dapat ditentukan. Salah satu karyawan berencana akan menggelar Mimbar Bebas di depan kediaman kantor Bupati Bogor dalam waktu dekat ini.

Tak tanggung tanggung dalam aksi ini salah satu karyawan tersebut akan dilakukan seorang diri sebagai bentuk solidaritan dan sebagai perwakilan dari pegawai lainnya yang ada di PT. PPE. “Saya sudah menyiapkan namanya yaitu Perwakilan Pegawai Prayoga (PPP)”. Ujar Rapian Syah.

Aksi mimbar bebas di depan Kantor Bupati, menurut Rapian Syah untuk mengetuk pintu Pemerintahan Daerah baik eksekutif maupun legislatif agar mengambil sikap atas kondisi PT. PPE.

Baca Juga  SDN 06 Citeureup Diduga Lakukan Pungutan 500 Ribu dan 130 Ribu Kepada Siswa | Headline Bogor

“Dalam waktu dekat saya akan menggelar Mimbar Bebas di depan kantor Bupati, meminta kepada Pemda dalam hal ini Bupati Bogor agar segera menjadi solutor terhadap kondisi Prayoga pada saat ini,”ujar mantan Sekum HMI kota Bogor ini.

Meskipun aksi mimbar bebas ini dilakukan seorang diri, Rapian Syah optimis bahwa dibelakangnya ada ratusan doa pegawai yg menyertainya. “aksi mimbar bebas ini saya akan lakukan sendiri, meskipun sendiri, Insya Allah dibelakang saya ratusan doa teman teman di Prayoga mengawal saya,”tandas. Rapian Syah yg saat ini sebagai humas PT. PPE. (*)