“Mereka chat saya juga jawabannya iya akan dinaikkan, seperti pemeran – pemeran yang lainnya, dan bilang diusahakan, tapi kenyataannya nihil pengajuannya itu. Tapi setelah mereka transfer ke saya, harga honor tidak berubah,” ungkapnya.
Ia pun merasa disepelekan dan tidak dihargai secara profesional. Upaya menghubungi pihak-pihak terkait juga tidak mendapat respons.
“Itu yang buat saya disepelekan dan tidak dihargai, malah saya chat satu per satu enggak ada komentar, akhirnya saya marah-marah di grup,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Surya berharap persoalan ini bisa mendapat perhatian serius dan diselesaikan melalui jalur hukum.
“Saya minta tolong agar urusan ini bisa ditangani dan diselesaikan oleh pihak berwajib. Banyak pihak yang kecewa, memang banyak orang butuh makan dan banyak pihak yang diam saja karena tidak berani, tapi saya siap untuk menyuarakan teman-teman peran pembantu,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa para pemeran pembantu adalah manusia yang bekerja dan berakting untuk mendukung kualitas produksi.
“Mereka juga manusia, dan mereka juga akting. Malah kalau artis dijaga, kalau peran pembantu dicuekin, padahal kebutuhan mereka juga bisa memaksimalkan film tersebut,” pungkas Surya. (DR)*