
KOTA BOGOR – Kinerja cepat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor dalam menangani sampah pascaperayaan Tahun Baru menuai apresiasi dari berbagai pihak. Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) menilai, keberhasilan membersihkan kota hanya dalam hitungan jam merupakan standar pelayanan publik yang patut dicontoh.
Ketua Umum HPPMI, Sion Toni Samosir, menyebut kondisi Kota Bogor yang sudah bersih sejak pagi hari pertama tahun baru sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat.
“Sebelum warga terbangun, Kota Bogor sudah kembali asri. Ini adalah standar pelayanan publik yang luar biasa,” kata Toni dalam keterangannya, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan, malam pergantian tahun selama ini identik dengan menumpuknya sampah di berbagai titik kota. Namun, kondisi tersebut tidak terjadi di Kota Bogor pada awal tahun ini berkat kesiapsiagaan seluruh jajaran DLH.
“Di saat warga menikmati libur dan beristirahat, Pasukan Oranye bersama jajaran DLH justru bekerja di lapangan. Ini bukan kerja seremonial, tapi kerja nyata,” ujarnya.
Toni menegaskan, DLH Kota Bogor memilih menjawab kritik publik dengan tindakan konkret. Menurutnya, pola kerja seperti ini menunjukkan adanya kepemimpinan yang kuat dan perencanaan yang matang.
“Apa yang dilakukan DLH di bawah instruksi Bapak Deni Wismanto adalah jawaban yang membungkam kritik. Mereka tidak menjawab dengan narasi di media sosial, melainkan dengan kerja lapangan yang masif,” tegasnya.
HPPMI juga menilai Kepala DLH Kota Bogor, Deni Wismanto, berhasil membangun soliditas internal organisasi. Kepemimpinan yang transparan dan akuntabel disebut membuat seluruh jajaran DLH memiliki loyalitas serta semangat kerja tinggi.
“Prestasi Bapak Deni Wismanto dalam menjaga kebersihan kota, terutama di tengah keterbatasan lahan TPA, adalah catatan emas bagi Kota Bogor,” kata Toni.
Selain penanganan di hilir, DLH Kota Bogor juga dinilai konsisten memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui optimalisasi TPS3R dan edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dengan visi Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan. HPPMI meyakini, kolaborasi antara kepemimpinan kepala daerah dan kinerja teknis DLH menjadi fondasi kuat menuju prestasi nasional.
“Dengan ritme kerja seperti ini, target membawa pulang Piala Adipura bukan lagi mimpi. Itu target yang rasional dan sangat mungkin dicapai,” ujar Toni.
Sebagai organisasi kepemudaan, HPPMI menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Mereka mengajak pelajar dan mahasiswa untuk turut menjaga kebersihan kota melalui perubahan perilaku sehari-hari.
“Kami siap berdiri di belakang DLH untuk mengawal kebersihan Kota Bogor secara berkelanjutan. Bogor adalah rumah kita bersama, dan sudah saatnya kita menjaganya,” pungkasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !