JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan berbagai dokumen terkait pengeluaran dana non-budgeter setelah menggeledah beberapa lokasi di Bandung, Jawa Barat, dalam tiga hari terakhir.

Beberapa tempat yang digeledah termasuk rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan kantor pusat Bank Jabar Banten (BJB).

Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (13/3), menyebut bahwa penyidik telah mendapatkan banyak dokumen terkait aliran dana tersebut.

Baca Juga  3 Oknum Anggota TNI AL Jalani Rekonstruksi Kasus Penembakan Bos Rental Mobil

“Banyak yang kami dapatkan terkait dengan dokumen-dokumen, catatan-catatan terkait dengan pengeluaran-pengeluaran dana non-budgeter tersebut,” ujar Budi.

Ia juga menyampaikan bahwa KPK telah memetakan siapa saja pihak yang menikmati dana tersebut. Bahkan, sebagian dana diduga telah digunakan dan disamarkan melalui berbagai modus, seperti pentransferan ke rekening lain, pembelian aset, serta pengatasnamaan ke pihak lain.

Baca Juga  KUHP dan KUHAP Nasional Diberlakukan, Praktisi Ingatkan Masyarakat Tak Bisa Alasan Tak Tahu Hukum

“Sejauh ini ada beberapa yang memang sudah dilakukan pentransferan, kemudian pembelanjaan, kemudian diatasnamakan orang lain. Menggunakan nominee orang lain terhadap dana-dana tersebut,” jelasnya.