KOTA BOGOR – Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya menyatakan dukungan terhadap operasi razia minuman beralkohol yang dipimpin Kapolresta Bogor Kota di sejumlah warung.

Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga ketertiban umum dan menekan peredaran minuman beralkohol ilegal.

Meski demikian, Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, meminta agar penegakan hukum tidak hanya diarahkan kepada pedagang kecil.

Baca Juga  Headline Yogyakarta | Selama Ramadhan, Grabfood-ACT DIY Siap Salurkan Donasi Makanan

“Kami mengapresiasi langkah Kapolresta, tetapi penegakan hukum tidak boleh berhenti pada warung kecil saja. THM yang menjual minol di atas 5% harus masuk dalam agenda razia,” tegas Beni dalam keterangannya, Ahad (16/11).

Menurutnya, aparat kepolisian perlu menunjukkan keberanian dengan menindak tempat hiburan malam (THM) yang diduga menjual minuman beralkohol berkadar tinggi. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Baca Juga  TNI dan SAF Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

KPP Bogor Raya juga memberikan rekomendasi kepada Kapolresta Bogor Kota, di antaranya memastikan razia dilakukan secara menyeluruh tanpa tebang pilih, menjaga transparansi proses penindakan, serta memastikan tidak ada pelaku usaha yang kebal hukum.

Beni menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi proses penegakan hukum. “Razia harus tuntas dan menyeluruh. Publik menunggu ketegasan yang tidak hanya bersifat simbolik,” ujarnya. (DR)