Untuk itu, ia berharap Ayo Mengajar Indonesia harus aktif mengajarkan pemahaman keagaamaan yang moderat dan menanamkan nilai-nilai toleransi.
Anggota DPR RI Komisi X, Bramantyo Suwondo, bicara tentang sentralisasi pendidikan yang sudah terbangun sebetulnya sudah bagus, namun harus di maksimalkan dengan koordinasi pengajaran dan sosialisasi terkait intoleransi dan menolak radikalisme.
“Kita dorong bagaimana kurikulum itu kita masukan satu subjek yg memupuk intoleransi, dan juga kita harus mempersiapkan guru agar bisa melakukan pengajrannya” kata bram.
Bram mendorong, guru harus bisa memakai cara pengajaran yang kreatif dalam memaknai tentang intoleransi. (*)
Halaman