KABUPATEN BOGOR — Pesan tentang pentingnya menjaga hati, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kedamaian menjadi sorotan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H/2026 di Masjid Attaqwa, Perumahan Bumi Cibinong Endah (BCE), Kelurahan Sukahati, Kabupaten Bogor, Senin (25/8).

Dalam tausiyahnya, KH. Achmad Yaudin Sogir, S.E. atau yang akrab disapa Ustadz Ay Sogir/Abi Sogir, mengajak masyarakat tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan yang digelar DKM Masjid Attaqwa tersebut mengusung tema “Mari Kita Ciptakan Cinta Damai, Ahlak Mulia di Manapun Kita Berada”. Ustadz Sogir yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024–2029, menekankan bahwa kehidupan bermasyarakat membutuhkan kebersamaan dan kekompakan.

Baca Juga  Headline Bogor | Boling Di Kecamatan Cigudeg, Ade Yasin Ingin Tenaga Kesehatan Jemput Bola

“Mari kita tebarkan cinta damai dan ahlak mulia, baik ahlak kepada sesama manusia maupun ahlak kepada Allah SWT. Rasulullah SAW telah memberikan contoh dan keteladanan yang harus kita ikuti,” pesan Ustadz Sogir.

Tak hanya soal hubungan antarsesama, Ustadz Sogir juga mengingatkan jamaah agar menjaga kebersihan hati. Menurutnya, iri dan dengki dapat merusak hubungan serta menjauhkan seseorang dari akhlak yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.

“Kalau kita memiliki hati yang benar, jangan ada iri dan dengki. Mari kita mencontoh ahlak Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya memperkuat keimanan melalui pengajian. Bagi Ustadz Sogir, belajar agama secara rutin menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan yang lebih tenang dan bahagia.

“Kalau hidup ingin tenang dan ingin bahagia, jangan tinggalkan ngaji. Ngaji hukumnya wajib. Mari kita amalkan sunah-sunah Kanjeng Rasul dan mencontoh sifat-sifat beliau,” pesannya.

Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan tersebut. Jamaah RW 11 Kompleks BCE Blok B, Kelurahan Sukahati, hadir dan mengikuti tausiyah hingga selesai.

Baca Juga  Bogor Rawan Bencana, Polisi siapkan 1800 personel

Peringatan Maulid Nabi ini pun menjadi momentum bagi warga untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan peringatan, tetapi diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

Ustadz Sogir berharap semangat Maulid Nabi dapat mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan sikap saling menyayangi, serta menghadirkan kehidupan masyarakat yang damai dan penuh keberkahan.

“Mudah-mudahan dengan hikmah Maulid ini, kita menjadi manusia yang saling menyayangi, memperkuat kebersamaan, dan mendapatkan ridha Allah SWT,” pungkasnya. (DR)