Dalam Islam, menuntut ilmu memiliki kedudukan yang sangat mulia. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim)

Karena itu, semangat belajar seharusnya tidak mengenal batas usia. Belajar bukan hanya kewajiban anak sekolah. Belajar adalah perjalanan manusia sepanjang kehidupan.

Kemerdekaan harus melahirkan generasi yang lebih baik

Memasuki usia kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun, pertanyaan penting bagi kita bukan hanya:

“Apa yang sudah diberikan negara kepada kita?”. Tetapi juga: “Apa yang sudah kita berikan kepada negara?”

Baca Juga  Headline Bogor | Menjaga Independensi DPD Dari Kepentingan Partai Politik

Bagi saya, salah satu jawabannya adalah dengan terus meningkatkan kualitas diri, Belajar, Bekerja, Berinovasi. Berbagi ilmu, Mendidik generasi berikutnya, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Saya mungkin bukan berasal dari perjalanan pendidikan yang mudah. Tetapi justru dari perjalanan itulah saya belajar bahwa pendidikan dapat mengubah arah kehidupan seseorang.

Hari ini, saya masih terus belajar. Karena saya percaya, selama kita masih hidup, masih ada sesuatu yang harus dipelajari.

Dan selama masih ada kesempatan untuk belajar, tidak ada alasan untuk berhenti memperbaiki diri.

Baca Juga  Kedaulatan Rakyat Dalam Pemilu Dan Pelayanan Penyelenggara Pemilu

Mari kita isi kemerdekaan dengan ilmu. Mari kita dorong anak-anak Indonesia untuk sekolah setinggi mungkin. Mari kita manfaatkan peluang beasiswa yang tersedia. Mari kita bangun keluarga yang mencintai pendidikan.

Karena sesungguhnya, kemerdekaan yang sejati bukan hanya ketika kita bebas dari penjajahan, tetapi ketika setiap anak bangsa memiliki kesempatan untuk menjadi manusia yang berilmu, mandiri, bermartabat dan bermanfaat.

Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Dirgahayu Republik Indonesia.

Terus belajar. Terus memperbaiki diri. Terus berkontribusi untuk negeri. (*)