JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi hasil karya kolaborasi berupa konten yang memperlihatkan kebijakan dan program Kemenparekraf yang divisualisasikan dengan sentuhan grafis pada video yang di kemas secara kreatif.

Hasil karya tersebut merupakan kolaborasi Biro Komunikasi Kemenparekraf dengan 12 pelaku parekraf dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pameran “Karya Untuk Indonesia”. Acara digelar secara virtual dan diikuti lebih dari 2000 peserta yang telah registrasi selama tiga hari penyelenggaraan mulai 25-27 Agustus 2021.

Ke-12 pelaku parekraf tersebut diantaranya Widi Puradiredja (Musisi/Komposer), Alain Goenawan (Videografer), Jozz Felix (Fotografer), Hendra Kusuma (Visual Artist/Art Fashion Director), Talia Subandrio (Visual Media Makeup Artist), Bathara Saverigadi Dewandoro (Penari Kontemporer dan koreografer), Laras Kusuma Dewi (Penari tradisional dan koreografer), Saung Angklung Udjo, Lingkrafin (Komunitas musik dari jember pemenang lomba musik Aku Kamu Kita Indonesia), Shenika Justine (Face paint artist), Rahmat Maulana (Founder Lana Gift String Art), dan Hendro Sudarta (Hair Stylish).

Baca Juga  Digitalic: SEO Yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

“Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Komunikasi menjadi salah satu kegiatan positif yang perlu kita apresiasi. Ini kegiatan keren, karena mampu beradaptasi dengan teknologi,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat membuka Bimtek dan Pameran “Karya Untuk Indonesia” secara virtual, Rabu (25/8).

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang memberikan manfaat. Ia berharap pelaku Parekraf akan mendapatkan wawasan baru dan dapat mengemas secara kreatif karya mereka sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi di Indonesia khususnya para pelaku parekraf.

Baca Juga  Jelang HUT ke-18, Bakamla RI Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Pantai

“Kemenparekraf tengah fokus menyelenggarakan berbagai macam kegiatan yang berpihak dan berkeadilan untuk masyarakat, salah satunya melalui peningkatan kapasitas upskilling atau reskilling kepada para pelaku parekraf. Bukan hanya berjualan online, tapi membuat konten-konten yang luar biasa” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Menparekraf Sandiaga Uno, pihaknya juga terus berupaya menggelar program yang tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat seperti fokus pada pengembangan potensi desa wisata di Indonesia, serta memastikan program-program seperti CHSE akan diperluas dan ditingkatkan.

“Saya ingin menyampaikan bahwa kreativitas dan inovasi membutuhkan inklusivitas dan kolaborasi. Karena itu, saya mengajak para pelaku parekraf dan stakeholders sekalian, mari maksimalkan kolaborasi, gelorakan semangat gotong royong sehingga lapangan kerja dapat tercipta dan terbuka seluas-luasnya,” katanya. (*)