JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan pihak-pihak yang melakukan kampanye hitam terkait penggalangan dana bagi rakyat Palestina oleh sejumlah ustadz, ulama dan tokoh publik di tanah air.

“Ini merupakan misi kemanusiaan. Di belahan dunia manapun kalau masih punya hati nurani, pasti akan membela kemanusiaan,” ujar Sekretaris Jendera Amirsyah Tambunan, Rabu. (26/5

Baca Juga  Senator Papua Barat Soroti Porsi Belanja Pendidikan di Tanah Papua

Tak hanya kampanye hitam, menurut Amirsyah, fitnah bahkan adu domba terkait penggalangan dana tersebut, hingga aplikasi milik Ustad Adi Hidayat (UAH) terhapus dari layanan penyedia aplikasi.

Lebih lanjut menurutnya, sesuai dengan pembukaan UUD 1945 maka penjajahan di seluruh dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Begitu juga dengan kasus penjajahan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina.

Baca Juga  Gelang Jemaah Haji Kini Lebih Berwarna dan Dilengkapi QR Code | Headline Bogor

Amirsyah menegaskan bahwa Indonesia secara tegas menentang penjajahan tersebut sejak era Presiden Soekarno. Karena sejarah mencatat, Palestina merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.