
KOTA BOGOR – Tragedi ambruknya Majelis Taklim berlantai dua (Ralat Berita sebelumnya: Musala) saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyebabkan puluhan warga mengalami luka-luka. Sebagian besar korban kini tengah dirawat di RSUD Kota Bogor dan sejumlah rumah sakit lainnya.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, langsung meninjau kondisi korban di RSUD Kota Bogor pada Ahaf (7/9). Ia memastikan pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya perawatan para korban.
“Kami menyampaikan nanti terkait dengan biaya semuanya akan kami koordinasikan agar menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Jaro Ade kepada awak media.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga.
“Saya pribadi dan Pak Bupati turut prihatin terhadap kejadian ini dan berduka cita pada saudara-saudara kita yang tadi ada informasinya ada yang meninggal dunia,” ucapnya.
Jaro Ade menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan rumah sakit agar memberikan pelayanan maksimal bagi korban.
“Kami titip pada seluruh rumah sakit yang sudah pelayanannya bagus untuk tetap melayani secara maksimal. Kepada keluarga para korban agar bersabar. Insya Allah akan kami komunikasikan dengan Pak Bupati bahwa semua biaya menjadi tanggung jawab pemerintah. Yang terpenting fokus dulu kepada pasien agar bisa dilayani dan kembali sehat,” tegasnya.
Terkait jumlah korban, Jaro Ade menyebut angka tersebut masih terus bertambah.
“Untuk korban ini bertambah terus. Tadi informasi awal di bawah 20, ternyata di rumah sakit sudah 36. Untuk korban meninggal dunia, informasi tadi ada 3 jiwa,” ungkapnya.
Selain di RSUD Kota Bogor, puluhan korban juga dirawat di rumah sakit lain.
“Untuk di RS PMI setelah kita berkunjung ternyata ada 19 yang dirawat. Jadi untuk data, sampai hari ini belum bisa dilaporkan secara akurat terkait masyarakat yang terkena musibah. Kita masih menunggu update laporan dari dinas terkait, termasuk Pak Sekda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jaro Ade menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu arahan Bupati Bogor terkait langkah penanganan lanjutan.
“Nanti sore kami juga akan lakukan komunikasi lagi sehingga langkah-langkah yang harus dilakukan menunggu arahannya Pak Bupati,” tutupnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !