Cibinong (Headlinebogor.com) – Pemerintah Kabupaten Bogor, mendapat Rp 5 miliar atau 5,37 persen dana bantuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bantuan ini masih jauh dari apa yang diajukan Pemkab Bogor, yakni Rp 93 miliar pada tahun 2017.

“Karena dana hanya ada lima miliar, untuk perbaikan Puskesmas Cileungsi, tempat sampah Cileungsi dan sanitasi di Puncak saja masih sangat kurang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor Sarifah Sofiah di Pendopo Bupati, (28/2).

Menurutnya, dengan kebutuhan pembangunan perbaikan daerah aliran sungai (DAS) dari hulu kawasan Bogor, di Puncak Cisarua hingga di hilir di daerah Jakarta akan ditunda.

Baca Juga  Headline Bogor | Gema Muharam Desa Pasarean Rekatkan Persatuan Umat

Seperti sodetan di daerah Cikaret dan Kebantenan, terangnya, membutuhkan dana Rp 38 Miliar untuk pembebasan lahan dengan proyeksi menjadi venue olahraga dayung.

“Saat Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun ini tidak bisa direalisasikan dengan dana bantuan DKI tahun 2017,” bebernya.

Ia juga mengutarakan, dana tersebut belum termasuk untuk dana pembangunan karena masih dalam perhitungan.

Baca Juga  Headline Bogor | Studi Komparasi, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Serang Kunjungi Diskominfo Kabupaten Bogor

“Karena itu kami akan mengupayakan dana bantuan dari pemerintah pusat, sebagai upaya optimal yang bisa dilakukan,” imbuhnya.

Menurutnya, ada kenaikan Rp 2 miliar dari dana bantuan yang dipakai Pemkab Bogor tahun 2016.

Sumber : Publikbogor

Wartawan : Fauzi