Ia menambahkan, Piala Dedie Rachim Cup dikemas sebagai event terbuka agar atlet dari berbagai daerah dapat berpartisipasi. Dengan demikian, hasil latihan atlet Kota Bogor dapat diuji melalui persaingan yang lebih luas menjelang Porprov 2026.
”Output dari kejuaraan ini adalah membandingkan hasil latihan, meningkatkan daya saing, serta membiasakan mental anak-anak untuk bertanding agar tidak demam panggung,” tambahnya.
Kejuaraan Panahan Piala Dedie Rachim Cup 2025 digelar selama dua hari dan direncanakan akan menjadi agenda berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang atlet panahan Kota Bogor.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Aldi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta mencapai sekitar 750 atlet dari berbagai kategori usia, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga dewasa, dengan dominasi peserta dari jenjang SD.
”Peserta mayoritas dari wilayah Jabodetabek, namun ada juga yang datang dari Lampung, Kebumen, Bandung, dan Cimahi,” ungkap Aldi.
Kejuaraan ini mempertandingkan 26 kategori, dengan 12 kategori dilombakan pada hari pertama, mencakup divisi kayu hingga peralatan kelas nasional. Kategori dibagi berdasarkan kelompok usia, mulai dari U-10, U-11, U-15 hingga umum, serta dipisahkan antara putra dan putri.
”Untuk atlet asal Kota Bogor sendiri, jumlahnya sekitar 400 orang,” pungkasnya. (DR)