Untuk desa yang telah dibuka aksesnya, Buoati Bogor menghimbau kepada PLN untuk bisa turun ke lapangan, untuk bisa melihat kondisi di lapangan, karena penerangan disaat cuaca hujan dan dingin sangatlah diperlukan oleh warga yang terdampak bencana.

“Saya bersyukur, untuk logistik, kebutuhan makan para korban terdampak saat ini sudah terpenuhi, tidak ada yang kelaparan walau beberapa waktu lalu karena terkendala akses, sehingga pemenuhan beras untuk makan korban tidak sesuai dengan jumlah pengungsi,” katanya.

Baca Juga  Iwan Setiawan Sukses Pertahankan Gerindra Kabupaten Bogor Jadi Juara Pemilu

Untuk penanganan kesehatan untuk korban dan warga yang terdampak, ia telah mengintruksikan dinas kesehatan yakni dokter dan tenaga kesehatan untuk stanby di setiap wilayah atau desa. Untuk keluhan korban dan warga sendiri yakni flu, demam, pusing, serta gatal – gatal, dan sekarang sedang dalam penanganan tim medis.

Untuk lokasi relokasi bagi koran dan warga terdampak, ia telah meminta lembaga terkait, yakni BIG, Geopasial dan badan geologi untuk bisa mengindentifikasi daerah – daerah mana yang aman untuk relokasi.

Baca Juga  Headline Bogor | Bangun Sinergitas Dan Kemitraan Penanganan Pasca Bencana, DPD KNPI Kabupaten Bogor Gelar FGD

“Jika sudah dipastikan aman, kita akan ajukan kepada Kementerian PUPR untuk bisa membangun untuk tempat relokasi warga, baik itu di lahan perhutani karena ibu Menteri telah mengizikan, dan yang terpenting warga aman, dan saya telah menanyakan kepada warga yang terdampak, jika dipindahkan apakah mau, dan Alhamdulillah mereka ternya mau,” tandasnya.

(Agil)