KOTA BOGOR – Prosesi pemberangkatan 432 jamaah haji Kloter 29 asal Kota Bogor berlangsung penuh haru dan khidmat di Masjid Raya Kota Bogor pada Rabu, 14 Mei 2025. Para jamaah dilepas oleh keluarga dan kerabat yang mengantar hingga ke lokasi, sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Bekasi, yang menjadi titik awal perjalanan menuju Tanah Suci.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor, Indra Karmawa, mengungkapkan bahwa Kloter 29 merupakan rombongan pertama dari total tiga gelombang pemberangkatan jamaah haji tahun ini.

“Alhamdulillah, hari ini kloter pertama jamaah haji asal Kota Bogor diberangkatkan dengan lancar dan aman. Total ada 432 jamaah yang tergabung dalam Kloter 29 dan diberangkatkan menuju Asrama Haji Bekasi,” ujar Indra saat diwawancara usai pelepasan pada Rabu (14/5).

Baca Juga  Keluarga Besar FSPPB Resmi Dukung Sapta Bela Untuk Dewas Perumda PPJ

Indra menyebutkan, total jamaah haji asal Kota Bogor tahun 2025 berjumlah 960 orang, yang terbagi dalam tiga kloter. Adapun dua kloter selanjutnya dijadwalkan berangkat pada 24 dan 26 Mei mendatang.

Lebih lanjut, Indra menyampaikan perhatian khusus terhadap kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diprediksi sangat panas selama musim haji. Mengantisipasi hal tersebut, pihak Kemenag bersama tim kesehatan telah memberikan pembekalan sejak awal kepada seluruh jamaah.

“Kami sudah menekankan pentingnya menjaga kesehatan kepada seluruh jamaah, khususnya terkait cuaca panas yang cukup ekstrem di Mekkah dan Madinah. Tim kesehatan telah memberikan arahan agar jamaah menjaga kondisi tubuh, menjaga asupan cairan, serta mengikuti petunjuk medis yang diberikan,” tegas Indra.

Baca Juga  Resmi Ditutup, KPU Kota Bogor : Sebanyak 833 Bacaleg dari 17 Parpol Mendaftar

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan adanya perubahan sistem pemondokan jamaah di Arab Saudi yang diterapkan pada musim haji tahun ini.

“Tahun ini jamaah akan ditempatkan di hotel yang dikelola oleh syarikah (perusahaan layanan haji) yang berbeda, artinya satu rombongan bisa saja tidak tinggal dalam satu hotel yang sama. Hal ini sudah kami sampaikan dalam pembekalan agar jamaah tidak kaget dan tetap fokus pada ibadah,” tandasnya. (DR)