
KOTA BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian serius terhadap kondisi fasilitas pendidikan di berbagai daerah. Ia menyoroti minimnya fasilitas dasar di sekolah, seperti toilet, yang dinilai tidak layak untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.
Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di SDN 5 Cimahpar, Kota Bogor, Jumat (2/5), Presiden Prabowo menyampaikan kritik tegas terhadap Pemerintah Daerah (Pemda). Ia menyesalkan masih ditemukannya sekolah yang hanya memiliki satu toilet yang harus digunakan oleh seluruh siswa dan guru.
“Bagaimana bisa suatu sekolah toiletnya hanya satu! Bagaimana bisa? Ini saya ingatkan tanggung jawab dari Pemda, wali kota, bupati, gubernur,” tegas Prabowo dalam sambutannya.
Presiden juga mengungkap bahwa pemerintah pusat sebenarnya telah mengalokasikan anggaran yang besar untuk sektor pendidikan, termasuk perbaikan fasilitas sekolah. Ia menyebut jumlah dana yang dikucurkan mencapai Rp17 triliun.
Namun, dengan anggaran sebesar itu, baru sekitar 11 ribu sekolah yang bisa diperbaiki. Sementara itu, jumlah sekolah di Indonesia mencapai 330 ribu. Menurut Prabowo, diperlukan waktu hingga tiga dekade untuk menyelesaikan renovasi seluruh sekolah di tanah air.
“Karena terus terang saja, kekayaan bangsa Indonesia masih terlalu banyak yang bocor dan tidak sampai ke rakyat,” pungkasnya. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !