

Kata Naufal, bahwa pembuatan masker ini sangat efektip dibandingkan dengan aksi pemblokiran jalan, gang perumahan atau lingkungan masyarakat masih keluar rumah tanpa memakai masker.
“Upaya menekan virus itu, kita bersama warga Desa Gunungsari serta ibu ibu PKK secara mandiri melakukan pengerjaan pembuatan masker kain. Karena masker kain dinilai efektif dan efisien seta gampang dalam prosse pembuatannya, warga secara sukarela menyumbangkan ide, tenaga serta finansial untuk mensukseskan gerakan satu masker untuk warga,” jelasnya.
Nantinya, kata dia, dalam pembagian masker tersebut pengurus RW, RT, Remaja Karang Taruna Tunas Muda, secara door to door dan siap dibagikan lebih dari 2.000 masker kain untuk warga di perumahan indogreen ini.
Terpisah, Ketua Karang Taruna Desa Gunungsari, Indra Endang Darmawan, inisiator gerakan masker kain ini. “Kami berharap setelah seluruh warga mempunyai masker bisa terus dipakai bila akan keluar dari rumah serta melakukan kegiatan diluar supaya selalu terhindar dari tertular virus covid 19,” ucap dia.
Ia berpesan, bahwa kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bogor agar terus mengikuti arahan dan anjuran dari Bupati Bogor, Ade Yasin agar pandemi Vocid 19 ini segera berakhir, dan Kabupaten Bogor kembali sedia kala. Dan terus maju dalam Program Sport and Tourism dan Panca Karsa Kabupaten Bogor.
“Untuk menekan wabah tersebut perlu kesadaran dari masyarakat secara massif untuk menerapkan social distancing (jaga jarak) dan budaya hidup bersih dengan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun. Kita juga membuat spanduk bertemakan ajakan gerakan memakai masker ditempatkan diarea stategis sesuai dengan himbauan dari pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19,” tungkasnya. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !