KOTA BOGOR – Menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI), Muspida Kota Bogor menyelenggarakan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dreded Kota Bogor, renungan tersebut diselenggarakan sebagai rasa syukur serta penghormatan atas segala jasa para Pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Ditemui awak media seusai renungan Walikota Bogor, Bima Arya mengingatkan apa yang dinikmati hari ini tidak tidaklah tanpa pengorbanan, melainkan hasil pengorbanan para pahlawan (TPU Dreded-red). (16 Agustus 2018).

“Renungan ini adalah refleksi, sejauh mana kita mendekati ikhtiar perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan, Jadi setiap tahun kita selalu diingatkan bahwa apa yang kita nikmati sekarang bukan hal yang gratis tanpa pengorbanan dan mudah-mudahan semangat itu membawa kita untuk lebih gigih lagi mengisi kemerdekaan,” ujar Bima Arya

Baca Juga  Walikota Bogor Beri Penghargaan Siswa - Siswi Berprestasi | Headline Bogor

Untuk generasi muda saat ini, dirinya berpesan dan berharap agar mereka tidak menjadi generasi yang pengecut. Generasi muda harus menjadi generasi yang pemberani dalam menjemput masa depan, seperti para pahlawan.

“Mereka yang pengecut itu yang suka tawuran, main keroyokan, jual senjata tajam online, itu generasi pengecut. Janganlah jadi generasi pengecut. Jadilah generasi yang pemberani untuk menjemput masa depan seperti para pahlawan kita,” ujar Walikota Bogor

Baca Juga  Mahasiswa dan Komisi I Soroti Dugaan Mafia Proyek dan Pokir, Perumkim Kota Bogor Masih Bungkam

Sementara itu Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman berpesan untuk kita yang masih hidup sebagai generasi dari para pejuang dan yang terpenting nilai – nilai perjuangan dan kebangsaan terus disosialisasikan.

“Malam renungan suci ini, adalah malam yang mengingatkan kita yang masih hidup, sebagai generasi penerus pejuang yang telah mendahului kita, dan HUT RI Ke 73 esok adalah hasil dari pengorbanan dan darah para pahlawan, dan malam ini kita merenung sejenak mengenang jasa para pahlawan, dan yang terpenting nilai – nilai perjuangan dan kebangsaan harus terus disosialisasikan,” ujar Wakil Walikota.

Deroy