KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin meresmikan Tugu Pancakarsa yang berlokasi di Sentul Kecamatan Babakan Madang, Senin (27/12). Tugu Pancakarsa didedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Bogor dengan menghadirkan Ibu Kota Cibinong yang indah, bersih dan nyaman.
Dalam kesempatan ini pun, Bupati Ade Yasin juga melakukan penandatangan beberapa prasasti antara lain, Prasasti Taman Perubahan Bojonggede, Prasasti Taman Tematik Jasinga, Prasasti Alun-Alun Leuwiliang, Prasasti Taman Tematik Klapanunggal, dan Prasati Alun-Alun Cariu.
Bupati Bogor mengungkapkan, peresmian ini merupakan momen yang di tunggu-tunggu karena Desember ini sesuai yang direncanakan tugu ini sudah selesai dan terlaksana dengan baik. Meskipun harus banyak melewati dan menghadapi halangan, rintangan dalam proses pembangunannya.
“Tugu ini saya persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya yang tinggal di Babakan Madang, Citeureup dan sekitarnya. Tugu ini menandakan bahwa Cibinong adalah Ibu Kota Kabupaten Bogor. Tidak hanya tugu ini, tapi ke bawah mulai Sentul sampai dengan Kandang Roda, dan dari Kandang Roda sampai Pakansari ini sudah kita perbaiki menjadi lebih indah,” ungkap Bupati.
Bupati Ade Yasin menerangkan, Kabupaten Bogor merupakan Kabupaten yang sangat luas, penduduknya terbanyak se-Indonesia, tentunya masyarakat butuh banyak kota atau ibu kota yang baik, bersih dan nyaman.
“Kita ubah dan hari ini kita lihat tugu ini sebagai simbol dari visi misi kami, saya dengan Pak Iwan Setiawan dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor yaitu Pancakarsa. Karena panca itu artinya adalah mengandung lima keinginan atau lima tekad. Dalam lima keinginan atau lima tekad, kita ingin Kabupaten Bogor ini sehat, cerdas, maju, membangun dan berkeadaban,” jelas Ase Yasin.
Lanjut Bupati Ade Yasin, ia mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Tugu Pancakarsa tersebut. Lima pilar yang dalam tugu ini, terdiri dari lima pilar yang namanya lawang kori yang berlokasi di sebelah Cibinong City Mall. Itu ada pilar-pilar yang dulu dibangun oleh Bupati yang membangun pusat perkantoran di Kabupaten Bogor yaitu Bupati H. Edi Yoso Martadipura.
Pilar-pilar itu disatukan menjadi lima dalam tugu ini yang menggambarkan bahwa lima itu adalah Pancakarsa. Ini mencerminkan tekad Pemkab Bogor untuk memajukan dan membangun Bogor.
Bupati Bogor meminta agar seluruh masyarakat aktif menjaga Tugu Pancakarsa dari para vandalisme karena sebelum tugu itu jadi, dirinya melihat tugu itu dicoret-coret.
“Jadi siapapun yang melihat ada orang mencorat-coret, tidak hanya petugas tetapi warga masyarakat ketika ada orang yang mencorat-coret itu harus diamankan dan laporkan ke pa Kades dan RT terdekat, bahwa perbuatan itu tercela yang tidak boleh dilakukan,” ucapnya.
“Mari kita sama-sama jaga aset ini untuk tetap indah, rapih dan bersih, Insyaallah semuanya bermanfaat. Sekarang tidak lagi macet disekitar sini karena mobil sudah bisa berputar jalan sudah besar,” beber Ade Yasin.
Selanjutnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor , Ajat Rochmat Jatnika menambahkan, bahwa tahun 2020 pihaknya telah melaksanakan penataan taman dan secara bertahap kemudian membangun konstruksinya.
“Alhamdulillah pada 2021 ini kita memfinalisasikannya, menyelesaikannya sehingga kita bisa menyaksikan hari ini, Insyaallah menjadi tonggak sejarah kita, dalam menata Kabupaten Bogor,” ujar Jatnika.
Katanya menjelaskan, bahwa konsep dari Tugu Pancakarsa adalah lebih ke semi aktif, artinya boleh di masuki tapi terbatas. Tidak diperkenankan parkir ataupun berhenti di area bundaran Tugu Pancakarsa kecuali drop off.
“Mudah-mudahan bisa kita manfaatkan apa yang kita bangun hari ini, karena perjalanan cukup panjang, tiga tahun kita membangun Tugu Pancakarsa ini,” imbuhnya. (*)