BANDUNG – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Bank BJB yang  diselenggarakan di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (1/9). Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap Bank BJB dapat meningkatkan kinerjanya dengan berinovasi menggabungkan jasa dan teknologi berbasis digital seperti yang dilakukan berbagai financial technology (fintech) yang marak saat ini.

Menurutnya hal tersebut sangat penting untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses permodalan dan berbagai program keuangan lainnya yang ada di Bank BJB.

“Saya titip juga ke Bank BJB  jangan menyepelekan fenomena 4.0, contohnya fintech. Fintech ramai karena memudahkan urusan (masyarakat). Jadi, bagi nasabah, kemudahan lebih utama ketimbang bunga dan lain-lain,” kata Ridwan Kamil.

Baca Juga  Headline Jabar | Gubernur Jabar Minta Pelaksanaan Vaksinasi Anak Dikawal

Selain itu, Ridwan Kamil berharap Bank BJB bisa menjadi instrumen Jawa Barat dalam membangun kembali ekonomi daerah di tengah pandemi.  Dirinya pun meminta para pemegang saham, yang sebagian adalah kepala daerah kabupaten/kota di Jabar dan Banten, untuk memanfaatkan berbagai program pinjaman yang ada di Bank BJB, terutama lewat dana pemulihan ekonomi dari pemerintah pusat.

Baca Juga  Unpak Wisuda 839 Lulusan dan Umumkan 7 Capaian Gemilang di Akhir Tahun 2024

“Saya juga senang karena pemerintah pusat memberikan kepercayaan yang tinggi kepada Bank BJB sehingga dana pemulihan ekonomi untuk masyarakat Jabar dititipkan ke Bank BJB lebih dari Rp2 triliun untuk dihabiskan oleh rakyat kita dalam bentuk pinjaman modal usaha dengan bunga yang sangat-sangat rendah,” kata Kang Emil.

“Tolong jangan mengendap sampai Desember (2020), bagaimana caranya tolong dihabiskan. Jadi, kepada kepala daerah yang ingin menggerakkan UMKM, di Bank BJB ada triliunan dana pemulihan ekonomi yang bisa segera disalurkan. Silakan manfaatkan,” ujarnya.