Aziz menambahkan, kegiatan hari santri nasional ini merupakan awal dari tongkat sejarah dalam rangka ikut sama sama menggerakan semangat atau pun girah para santri dalam rangka meningkatkan kemampuan melalui kegiatan di pesantren maupun yang diselenggarakan oleh pemerintah.

“Dalam suasana pandemi Covid-19, tentunya semua kegiatan tidak selalu bisa berjalan secara normal namun kita semua berupaya bagaimana seluruh rangkaian kegiatan program hari santri ini tetap bisa berjalan dengan baik dengan tetap menjaga protokol Kesehatan”, tambah Aziz.

Baca Juga  Ingrid Datang Warga Bunder pun Senang | Headline Bogor

Aziz melanjutkan, dalam suasana pandemi ini mari kita sama-sama menjaga kesehatan, tetap menjalankan 3M dengan mencuci tangan sesering mungkin, memakai masker, dan menjaga jarak.

Dalam Musabaqoh Quroatil Kutub Virtual cabang lomba yang diperlombakan adalah Marhalah Ula (setingkat Madrasah Tsanawiyah) putra dan putri. Marhalah Wustho (setingkat madrasah Aliyyah) putra dan putri.

Baca Juga  Headline Bogor | Wajib Pajak Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir Di Samsat Kabupaten Bogor

Materi soa’l atau kitab yang dibaca Marhalah Ula (setingkat Madrasah Tsanawiyyah) yakni kitab fiqh matan safinah An -Naja, karya Salim Amir Al-Hadjari. Marhalah Wustho (setingkat Madrasah Aliyyah) yakni kitab fiqh Fath Al-qurib Al Mujib Fi Syarth A-Fazh Al-Taqrib, karya Abu Abdillah Muhammad Shanhaji. (*)