

Ironisnya, giat razia ‘Pekat’ itu diduga bocor, yang mana tempat yang biasanya ramai, langsung sepi setelah di datangi petugas.
Tak mau menyia-nyiakan waktu lagi, para petugas langsung bergerak ke wilayah selatan Kabupaten Bogor, kali ini wilayah kecamatan Ciawi jadi sasaran. Dimana, dua (2) orang yang di duga Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tengah menjajakan diri di pinggir jalan langsung diangkut ke mobil petugas. Usai itu, petugas bergerak kembali kearah Puncak tepatnya di Gang Semen, yang lagi-lagi sepi seperti tak berpenghuni.
“Razia ini sepertinya bocor, tapi kita berhasil mengamankan 8 orang wanita yang diduga Penjajah Seks Komersial. Semuanya, langsung kita bawa ke mako untuk proses lebih lanjut,” tegasnya.
Lebih lanjut Agus memaparkan, dari total 8 orang yang diduga PSK tersebut langsung di serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Bogor guna Proses Assessment.
“Sebelum Assessment oleh Dinas Sosial, kita bekerjasama dengan BNN untuk dilakukan Test Urine terlebih dahulu. Jika terbukti menggunakan Narkotika atau Psikotropika, maka kami akan langsung serahkan kepihak yang berwajib,” ungkapnya.
Agus juga menjelaskan, kegiatan razia pekat ini dirinya berjanji akan semakin rutin dilaksanakan, melihat banyaknya laporan masyarakat terkait Tempat Hiburan Malam.
“Saya beserta jajaran maupun anggota Sabhara Polres Bogor tak akan pernah lelah untuk terus menerus melakukan giat razia pekat sampai Bumi Tegar Beriman yang kita cintai ini betul-betul terbebas dari penyakit masyarakat tersebut,” pungkasnya.
(Deddy)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !