JAKARTA – Kepala Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi LIPI, Dudi Hidayat menjelaskan revolusi industri ini berkembang dan mendisrupsi dengan kecepatan tinggi serta lingkup sektor dan geografis yang lebih luas dibandingkan revolusi industri generasi sebelumnya.
“Inovasi teknologi yang terjadi dalam revolusi industri keempat ini berdampak signifikan pada berbagai sektor dan jenis pekerjaan yang ada saat ini,” terang Dudi.
Dudi menjelaskan, perubahan yang dibawa revolusi industri 4.0 antara negara berkembang dan negara maju sangat berbeda. “Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki realitas ekonomi sendiri serta kondisi sosial dan politik yang berbeda sehingga perlu solusi yang sesuai dan tepat,” ujar Dudi.
Ia menernagkan, banyak sektor memiliki peluang untuk diganti oleh robot dan ini akan menandai hilangnya banyak pekerjaan yang dilakukan manusia. “Meningkatnya ketimpangan dan stagnasi pendapatan juga merupakan masalah sosial,” jelasnya.
Peneliti Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Iptek dan Inovasi LIPI Purnama Alamsyah menjelaskan, revolusi industri keempat juga dapat memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM).