Dalam kegiatan tersebut, Kang Emil mengingatkan warga Jabar, khususnya Kabupaten Bogor, untuk memilah dan memilih informasi. Sebab, saat ini, banyak informasi bohong atau hoaks yang beredar, terutama soal virus corona.

“Masalah kita hari ini adalah kita sering terpecah belah, sering marah-marah oleh berita bohong. Kita ambil contoh hari ini tentang virus Corona,” ucapnya

“Tercatat ada 36 berita bohong tentang virus corona yang membuat warga panik dan entah siapa yang merekayasa nya,” tambahnya.Menurut Kang Emil, dalam setahun, ada lebih dari 5.000 hoaks.

Baca Juga  Headline Jabar | Ridwan Kamil Beri Sanksi Bagi Industri Yang Tidak Laporkan Kasus Covid-19

Maka itu, dia menyarankan agar masyarakat selalu mengonfirmasi informasi yang beredar sebelum membagikannya.

“Bagaimana membedakan berita yang benar dan bohong? Tahan diri dulu jangan langsung di-sharing. Kalau HP-nya menerima berita yang meresahkan, cek dulu ke media-media online yang terpercaya, ada atau tidak,” katanya.

“Kalau kantor-kantor berita terpercaya itu memuat maka itu sahih, karena kantor itu punya integritas, mana faktual dan tidak. Kalau sudah dicek ternyata tidak ada, jangan di-share. Jangan terjerumus oleh berita bohong. Kenapa? Karena perang di masa depan bukan perang senjata yang akan berperan banyak, tapi perang berita bohong dalam memecah belah kondusivitas kita,” ucap Kang Emil mengakhiri. (*)

Baca Juga  Headline Jabar | Pemkab Bogor dan Universitas Padjajaran Lakuan Penandatanganan Kerjasama