Headline Bogor | Uji Coba 2 Kanal 2 – 1 Puncak Kabupaten Bogor Ditunda

KABUPATEN BOGOR – Kanal 2-1 yang uji coba pertama kali dilakukan pekan lalu menuai banyak temuan kendala dari pihak terkait, dan pada pekan ini untuk uji coba akan di tunda sementara, dengan mengkaji ulang kendala temuan dilapangan dan dibawa dalam pembahasan Rapat Gabungan hari ini antara Pemkab Bogor, BPTJ, Polres, Polda, Kementrian dan Dinas-dinas terkait (31-10).

Dalam jumpa pers Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, Rapat gabungan ini tadi di buka oleh Bupati Ade Yasin, karena beliau ada agenda kerja lain setelah berkoordinasi dan memberikan arahan, beliau meninggalkan rapat, rapat gabungan ini membahas temuan temuan atas uji coba kanal 2-1 pada tanggal 27-10 kemaren.

“Di awal rencana kami uji coba kedua akan di laksankan tanggal 3-11, dari hasil rapat yang kami hasilkan dan sesuai arahan Ibu Bupati uji coba kanal 2-1 ini tetap di teruskan, walau dalam uji coba pertama ada beberapa kendala yang kita temukan. Seperti yang di sampaikan Ibu Bupati pertama, one way ini sudah dilakukan selama 30 tahun di kawansan puncak, dampak yang paling merasakan adalah masyarakat sekitar, karena mereka tidak dapat keluar dari jam-jam yang mereka inginkan dari sebab berlakunya one way tersebut, yang kedua dari pandangan pemerintah daerah kawasan puncak adalah destinasi wisata yang paling banyak diminati, namun sejak tahun 2016 di coret sebagai kawasan wisata nasional dampak dari kemacetan yang terjadi, maka kita menginginkan kembali menjadikan puncak sebagai destinasi yang nyaman di kunjungi,” tutur Syarifah Sofiah.

Post ADS 1

Pertimbangan di tundanya uji coba system 2-1 Puncak pada tanggal 3/11/2019 yang pertama adanya kegiatan Pilkades serentak yang mana pihak keamanan, kepolisian dan perangkat daerah terkonsentrasi pada kegiatan tersebut, sehingga dalam waktu yang bersamaan tidak mungkin lakukan kegiatan yang besar dimana harus kita amankan dan sukseskan, dan untuk kedua memerlukan informasi dari kementrian PU kaitan tentang penyelesaian sarana dan prasarana karena menjadi salah satu kendala yang kita hadapi.

Ketiga banyak masukan masukan selama uji coba yang lalu antara lain kita diminta menyediakan cerukan sehingga ada tempat pemberhentian di tempat-tempat tertentu, kemudian perpanjangan krosing, perlkuaan berbeda pada saat hari sabtu dan minggu, itu beberapa inputan inputan yang kita terima ujarnya.

“Uji coba kedua kita tentukan untuk tanggal nya masih belum kita pastikan, untuk bulannya kita tentukan di akhir november atau awal desember karena kami memastikan kementrian PU telah menyelesaikan pekerjan sarana dan prasarana,” Tambahnya.

Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Hindro Surahmat menambahkan, evaluasi masih akan terus dilakukan. Sebab, lanjutnya, banyak temuan yang harus diantisipasi dari uji coba sistem 2-1 kemarin.

“Ada temuan lain juga, ternyata ada peningkatan kapasitas atau peningkatan volume lalu lintas sekitar 5 persen. Itu perlu diantisipasi ke depannya,” pungkas Hindro.

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !