Ade Solehudin, Kades PJS Desa Situ Udik ditempat berbeda menjelaskan, yang bersangkutan mempunyai penyakit epilepsi dan gangguan telinga dan suara sejak lahir.

“Dua bulan terakhir susah makan sehingga berat tubuhnya menurun, jadi kurus dan dianggap gizi buruk dan BPJS nya sudah di aktifkan kembali oleh Dinas kesehatan Kabupaten Bogor sehingga yang bersangkutan hari ini (6/7) di rawat di RSUD Leuwiliang,” Jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor berharap peristiwa ini sebagai bahan evaluasi, bahwa potret kemiskinan dari sisi kesehatan maupun sisi bantuan sosial bagi masyarakat miskin hari ini menyisakan persoalan.

Baca Juga  Headline Bogor | Perda Kepemudaan Segera Disahkan, Ruhiyat Sujana : Dinas Tenaga Kerja Harus Merujuk Pada Perda Ini

“Khusus Dinas sosial yang harus serius jangan sampai hari ini saya melihat sering kali beberapa tahun ke belakang belum teriak kalau belum ada temuan hal-hal seperti ini, dan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.

“Sebenarnya Pemkab serius ga sih menangani terkait masyarakat miskin dengan kejadian ini saya mengajak bersama teman-teman DPRD, saat ada kejadian seperti ini kita turun dan kita pertegas kembali agar Pemkab serius menyelesaikan persoalan kemiskinan,” Pungkasnya.

Baca Juga  SPBU di Bogor Disegel karena Kecurangan Takaran BBM, Konsumen Rugi Rp3,4 Miliar

(Agil)