KABUPATEN BOGOR – Ribuan pohon kelapa sawit milik PT. Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka yang tertanam di 28,5 hektare akan diratakan. Rencananya dilokasi ini akan dibangun kurang lebih 1.500 unit hunian tetap untuk para Korban bencana alam.
“Untuk membangun hunian tetap bagi para pengungsi di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg serta Desa Pasir Madang, Desa Cisarua dan Desa Cileuksa, Sukajaya, Pemkab Bogor akan memotong pohon sawit di lahan seluas 28,5 hektare milik PT Perkebunan Nusantara VIII Cikasungka,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin. (19/2).
Bupati Bogor, Ade yasin menuturkan untuk tahap awal, jajarannya akan melakukan land clearing di lahan seluas 3,8 hektare untuk membangun 238 hunian warga Kampung Babakan Mangled, Kampung Tangseng Bawah dan Kampung Tangseng Atas, Desa Sukaraksa.
“Selanjutnya untuk 1.200-an pengungsi di Desa Pasir Madang, Desa Cisarua dan Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, kami juga akan membangunkan hunian di Kampung Tamansari, Desa Sukaraksa ini,” tutur Ade.
Ade menjelaskan, untuk hunian yang akan dibangun bertype 36/90, dengan sarana prasarana utilitasnya (PSU), di mana keseluruhan biaya pembangunannya ditanggung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Semua biaya pembangunan hunian maupun jalan, sarana olahraga dan rumah ibadah ditanggung Kementerian PUPR. Untuk biaya hunian sendiri dianggarkan Rp50 juta tiap rumah,” tambahnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Juanda Dimansyah mengatakan, dari 4.000 unit rumah yang mengalami kerusakan karena terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor, Pemkab Bogor hanya akan membangunkan kurang lebih 2.000unit hunian.
“Dari 4.000-an unit rumah yang rusak berat, sedang maupun berat, kami hanya membangunkan 2.000-an hunian bagi pengungsi yang rumahnya rusak berat dan rawan menjadi korban bencana longsor atau banjir bandang. Selain di Desa Sukaraksa, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg kami juga akan bangun hunian di Desa Harkat Jaya, Desa Urug, Desa Kiara Sari dan Desa Jaya Raharja, Kecamatan Cigudeg, “Ujarnya.
(Agil)