

Lebih lanjut, Ade Yasin juga banyak mendapat keluhan dari para orang tua tentang anak-anak yang masih melaksanakan sekolah secara daring atau online.
“Saya banyak mendapat keluhan dari para orang tua terkait kegiatan belajar secara online atau masih di rumah. Sesuai dengan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020-2021 dimasa Pandemi Covid-19, untuk pendidikan anak usia dini bagi daerah yang berada di zona kuning, oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka disekolah. Untuk itu saya tekankan penting sekali peran orang tua pada masa seperti sekarang ini untuk lebih memperhatikan pola belajar anak, tidak hanya bergantung pada sosok guru,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PW Himpaudi Jawa Barat, Ade Mulyana sangat mengapresiasi Rakerda yang diselenggarakan Himpaudi Kabupaten Bogor.
“Atas nama pengurus Himpaudi wilayah Jawa Barat terima kasih atas hadirnya Bupati Bogor di acara ini. Kabupaten Bogor menjadi kabupaten pertama yang menyelenggarakan Rakerda setelah Rakerwil tingkat provinsi. Hal yang paling membanggakan, Rakerda ini dibuka langsung oleh pucuk pimpinan yaitu Bupati Bogor,” ungkapnya.
Ade Mulyana berharap, semoga Rakerda yang dilaksanakan bisa memberikan hasil yang baik untuk kemajuan dunia pendidikan. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !