JAKARTA – Setelah sukses mengadakan ujian kompetensi perdana di Bandung, untuk para penyanyi dan pemusik, pada Mei lalu. Kini Bekraf kembali mengadakan acara untuk para musisi Indonesia dengan tema’ Fasilitasi Sertifikasi Profesi Musik’, yang dilaksanakan pada tanggal 31-2 Agusutus 2018.

Ujian ini di adakan demi mencari kualitas, kuanitas dalam sebuah mutu karya music pun maka sertifikasi ini juga sebagai bertujuan untuk menstandarisasi kompetensi musisi di Indonesia, yang terbagi ke dalam 3 klaster yakin Pratama, Madya, dan Utama.

Acara ini dihadiri Milla Rosa, Sumrna F Abdurrachman , Ari Juliono Gema, (Deputi Bekraf) Sabar Tampubolon, Johny W Maukar.

Dalam acara tersebut Ari menyampaikan kepada para peserta di auditorium, “Kalau Anda jadi musisi sebagai mata pencarian nafkah Anda maka adalah pengusaha. Maka Anda harus pikirkan supaya lagu Anda dinikmati, diakses, digemari. Dan Anda tidak bisa kerja sendiri karena bila kerja sendiri dan nulis lagu bagus tapi harus ada yang menaunginya karena butuh menejement” paparnya.

Baca Juga  Dukung Satgas Pemberantasan Judi Online, Muhammadiyah : Merusak Ekonomi dan Mental

Acara yang di gelar selama tiga hari berturut-turut ini juga mengundang sejumlah peserta diluar Jakarta. Dan tercatat 100 peserta, dalam data panitia Bekraf. Sejumlah peserta berdatangan dari Bayuwangi, Medan, Ambon, Serang, Bangkabelitung,Jember, Jambi, dan sejumlah kota besar lainnya.

Tidaknya itu Ary Juliono Gema juga menambahkan, saat di temui media saat konferensi pers berlangsung.
“Serifikasi bagi penyanyi dan pemusik Indonesia ini merupakan salah satu program unggulan nasional, dan Bekraf bertanggung jawab memfasilitasi sertifikasi ini. Bekraf menganggap penting hal ini, karena selain meningkatkan daya saing, juga untuk meningkatkan daya tawar bagi para pemusik di Indonesia,” ujar Deputy Fasilitas HKI dan Regulasi Bekraf, Ary Juliano Gema dalam konferensi pers di Hotel Grand Dika,Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Baca Juga  Headline Nasional | Universitas Muhammadiyah Purwokerto Serukan Perdamaian Untuk Tanah Papua

Dalam profesi lain pun sebuah serfikasi sebuah kebutuhan dan keharusan yang harus diikutin bahkan memang sebuah bukti keharusan dalam setiap pekerjaan. Namun, bagi setiap musisi indonesia pun itu harus diwajibkan agae memiliki legalitas.

Menurut Johnny menambahkan,sebagai contoh ada beberapa musisi yang sering tampil dihotel dan kapal pesiar maupun diluar negeri. Namun, ditolak karena tidak mempunyai serfikat kompetensi. Bisa saja kedepannya, muncul regulasi bagi hotel dan cafe atau sekiranya tempat pariwisata yang mengisrayatkan hanya boleh merekrut penyanyi atau musisi bersertifikat saja.

Tiara