Cipayung Plus Bogor Suarakan Enam Tuntutan di Depan Istana Bogor

KOTA BOGOR – Ratusan mahasiswa dari aliansi organisasi mahasiswa di Bogor Raya yang tergabung dalam Cipayung Plus, menggelar demo dengan menggeruduk Istana Bogor, Kota Bogor, Kamis (21/4).

Aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh delapan organisasi pergerakan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Bogor. Adapun organisasi yang tergabung yaitu HMI, PMII, GMKI, PMKRI, PMII, KMHD, KAMMI, dan IMM.

Aksi yang dimulai dari siang hari dengan long march ke Istana Bogor. Ketua Umum KAMMI Bogor, Edo Agasiswanto mengatakan bahwa aksi karena dilandasi keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah yang selalu menyusahkan rakyatnya sendiri.

Lebih lanjut, Aksi ini memiliki enam tuntutan :

1. Mengusut tuntas mafia pangan dan menstabilkan harga pangan.

2. Menolak keras kenaikan harga BBM dan meminta kementerian ESDM menstabilkan.

3. Mendesak Presiden untuk mencabut kebijakan kenaikan ppn 10% menjadi 11% karena membebani masyarakat.

4. Menolak wacana kenaikan harga Gas Elpiji, listrik, dan Pertalite.

5. Mendesak Presiden Jokowi untuk menunda fokus IKN demi pemulihan ekonomi masyarakat dan menagih janji tidak membebani APBN.

6. Mendesak Presiden Meresuffle Menteri-menteri yang membuat gaduh bangsa terkait wacana 3 periode.

“Keenam tuntutan itu diterima oleh perwakilan istana dan akan dipantau sampai enam tuntutan bisa segera direalisasikan,” ungkap Edo

Lanjut Edo, hasil tuntutan ini merupakan permasalahan yang ada di Indonesia dan permasalahan ini bisa semakin ricuh ketika tidak diselesaikan segera. (*)