KOTA BOGOR – Membahas beragam topik mulai dari persoalan regulasi Covid-19, korupsi, isu jabatan Presiden tiga periode, dan politik oligarki serta dinasti disajikan dan disusun oleh R. Muhamad Mihradi, SH, MH.

Ditemui di kampus Universitas Pakuan, R. Muhamad Mihradi menjelaskan, buku yang ia susun berbicara tentang dinamika hukum dan demokrasi di masa pandemi yang mengalami ketegangan ketika pemerintah harus bisa mencari titik seimbang.

“Dimana demokrasi tetap dirawat namun hukum bisa konsisten menegakan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan dengan adil dan obyektif,” tuturnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Kisah Heroik Pejuang Bogor di Seri 'Legacy of History' Baik Heritage

Sejak tahun 1999, Mihradi mengajar di Fakultas Hukum, memberi mata kuliah hukum konstitusi, hukum acara peradilan tata usaha negara dan legal drafting kepada mahasiswa.

Buku ini juga bicara banyak hal terkait bagaimana konteks hukum yang terus memperbaiki diri dengan interaksi ekologi demokrasi.”Sebagai akademisi saya tergerak untuk memberikan kontribusi pemikiran khususnya di sisi masalah – masalah hukum yang aktual, dalam konteks memastikan hukum dan demokrasi berjalan dengan optimal,” ujar Mihradi.

Baca Juga  Indocement Selenggarakan Beragam Kegiatan di Bulan Ramadan 1445 Hijriah

Buku yang disusun selama dua bulan dengan penerbit Rajawali Buana Pusaka yang merupakan cetakan pertama April 2021.

“Banyak pihak yang berkontribusi dalam penyusunan buku ini, yaitu Rektor Univ Pakuan, Dekan FH Univ Pakuan, kawan kawan media dan kawan kawan di LSM. Rencana selanjutnya Mihradi akan menulis buku monograf terkait dengan Mahkamah Konstitusi dengan segala implikasinya,” pungkas Mihradi.

Tidak banyak kendala dalam penyusunan buku ini, kecuali mengumpulkan publikasi yang terserak dirajut dalam bab yang kontekstual. (*)