Headline Bogor | Festival Bunga dan Buah Nusantara Sarana Tingkatkan Daya Saing Buah dan Bunga Lokal

Sementara itu, Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menjelaskan, dalam festival tersebut menghadirkan semua kecamatam untuk menampilkan khas dan inovasi masing-masing wilayah dalam bentuk buah dan bunga. Pasalnya, banyak ciri khas buah dan bunga yang belum terekspose ke khalayak.

“ Melalui kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah atau sarana mengenalkan potensi bunga dan buah nusantara dengan optimal keseluruh masyarakat Kabupaten Bogor dan seluruh Indonesia. Karena kebanyakan petani menjual ke Jakarta sama Tangerang, karena kita belum punya sentral khusus buah. Tetapi sebenarnya kita tidak melarang mereka. Hanya nanti kita fasilitasi mungkin kita masuk ke tempat lain dengan harga menarik,” bebernya.

Rektor IPB, Arif Satria menambahkan,kegiatan festival ini telah dilaksanakan sejak tahun 2012. “IPB University telah mengembangkan beberapa konsep di bidang pertanian. Di antaranya, revolusi hijau untuk swasembada pangan, dan revolusi oranye untuk penggalakan buah Nusantara.

” Untuk itu, IPB University tidak bisa berjalan sendiri. Dalam hal ini, perlu kerja sama dengan pemerintah, akademisi, perusahaan, dan petani,” ucapnya

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto mewakili Menteri Pertanian RI. Tahun-tahun ke depan Kementerian Pertanian akan sangat mendukung pengembangan revolusi oranye. “Terutama untuk buah-buah ekspor dalam rangka mengimbangi neraca impor Indonesia, ” imbuhnya.